Kantongi Untung Rp 2,11 Triliun, Mitratel Tebar Dividen Tunai Rp 18,09 per Saham
·waktu baca 2 menit

Anak perusahaan Telkom Indonesia, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel resmi menetapkan dividen tunai sebesar Rp 1,47 triliun atau setara Rp 18,09 per lembar kepada para pemenang saham.
Keputusan ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu, 28 Mei 2025.
"Sementara dividen tunai 70 persen dari laba bersih atau Rp 1,47 triliun," ucap panitia RUPST Mitratel, di Gedung Telkom Hub, Jakarta, Rabu (28/5).
Dividen tunai tersebut merupakan alokasi 70 persen dari laba bersih tahun buku 2024 yang mencapai Rp 2,11 triliun.
Mitratel mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 4,8 persen pada tahun 2024, dari Rp 2,01 triliun menjadi Rp 2,11 triliun.
Sepanjang 2024, Mitratel membukukan pendapatan Rp 9,31 triliun, meningkat 7,2 persen dibanding tahun sebelumnya. Bisnis penyewaan menara tetap menjadi tulang punggung dengan kontribusi Rp 7,63 triliun, tumbuh 6,9 persen.
Segmen fiber optic menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 64,3 persen, menghasilkan pendapatan Rp 486 miliar.
Beban operasional turun 5,2 persen dari Rp 1,7 triliun menjadi Rp 1,6 triliun. Hal ini turut mendorong kenaikan EBITDA sebesar 10,2 persen menjadi Rp 7,69 triliun, dengan margin yang membaik dari 80,4 persen menjadi 82,7 persen.
Untuk kuartal I 2025, Mitratel membukukan pendapatan sebesar Rp 2,26 triliun hingga akhir Maret 2025. Angka tersebut tumbuh 1,4 persen secara tahunan (year on year).
Laba bersih perusahaan yang tercatat sebesar Rp 526 miliar per akhir Maret 2025. Peningkatan laba ini ditopang pencapaian EBITDA pada kuartal I-2025 mencapai Rp 1,88 triliun dengan tingkat margin terjaga di level 83 persen.
Pertumbuhan bisnis Mitratel didorong oleh beberapa faktor utama, di antaranya penambahan jumlah menara sebanyak 189 menara sehingga di akhir Maret 2025 mencapai 39.593 unit, tumbuh 3,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
