Kapal Korea Selatan Terbakar di Selat Hormuz, Trump Bereaksi
·waktu baca 2 menit

Kapal Korea Selatan, HMM Namu, terbakar di Selat Hormuz dan akan ditarik ke pelabuhan Dubai. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bereaksi terkait insiden tersebut.
Dilansir Reuters, Rabu (6/5), Trump menyalahkan insiden tersebut dilakukan oleh Iran. Sementara Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengatakan penyebab kebakaran baru bisa dikonfirmasi setelah kapal ditarik kembali ke pelabuhan dan diperiksa.
HMM mengatakan dalam sebuah pesan teks bahwa kapal yang rusak diperkirakan akan tiba di Dubai pada Kamis malam atau Jumat pagi waktu Seoul.
Kapal HMM mengalami ledakan dan terbakar pada Senin (4/5) malam. Api padam beberapa jam setelahnya dan tak ada korban jiwa dalam tragedi tersebut.
Dalam sebuah postingan di media sosial, Trump mengatakan Iran menembaki kapal yang dioperasikan Korea Selatan itu saat AS mendesak pembukaan Selat Hormuz. Selain itu, Trump juga mendesak Korea Selatan untuk bergabung dalam upaya tersebut.
Korea Selatan berhati-hati untuk tidak terlibat terlalu langsung dalam konflik Timur Tengah, tetapi Presiden Korea Selatan mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka sedang meninjau saran Trump bahwa Seoul berpartisipasi dalam rencana untuk membebaskan navigasi.
Trump kemudian mengatakan dia akan menghentikan sebentar operasi untuk membantu mengawal kapal melalui jalur air yang strategis, mengutip "kemajuan besar" menuju perjanjian komprehensif dengan Iran.
