Kapal Penangkap Ikan Tuna Temukan Anjing dan Tuannya Mengapung di Laut Pasifik
·waktu baca 2 menit

Kapal ikan milik perusahaan perikanan terintegrasi Meksiko, Grupomar, tengah berburu ikan tuna di perairan Samudera Pasifik, saat mendapati seekor anjing dan tuannya yang telah terapung-apung di laut. Mereka berada di atas perahu lambung ganda atau catamaran yang rusak, sehingga terombang-ambing selama tiga bulan.
Bisnis perikanan Grupo Marítimo Industrial S.A de C.V (Grupomar) sendiri mencakup penangkapan ikan laut, pengolahan dan pengalengan ikan, hingga ekspor aneka produk olahan ikan bermerek Tuny. Berdiri pada 37 tahun lalu, perusahaan itu kini punya 3 ribu pekerja usah perikanan mulai dari hulu ke hilir.
Penangkapan ikan tuna yang sudah tersertifikasi, merupakan salah satu unit usahanya. Wilayah penangkapan ikan Grupomar juga mencakup ke perairan Samudera Pasifik, hingga salah satu kapal yang dipimpin Kapten Oscar Meza Oregón, mendapati seekor anjing dan tuannya.
"Anjing bernama Bella dan tuannya yakni Timothy Lyndsay Shaddock, merupakan warga Sydney, Australia. Mereka ditemukan sekitar 1.200 mil laut atau setara 1.900 kilometer dari pesisir terdekat di laut pasifik," ujar pernyataan resmi Grupomar seperti dilansir Associated Press, Selasa (18/7).
Kepada Channel Nine, televisi Australia, Shaddock mengatakan dia dan anjingnya bertahan hidup dengan makan ikan mentah dan air hujan. Kerusakan terjadi pada kapal lambung ganda miliknya serta perlengkapan elektronik dan navigasi di dalamnya, setelah badai menghantam.
Shaddock dan anjing-nya telah berlayar dari kota La Paz di Meksiko, menuju Polinesia, Prancis, pada April 2023 lalu. Tetapi pelayaran itu terhenti dalam beberapa minggu, akibat badai.
"Saya telah melalui cobaan yang sangat sulit di laut. Sekarang saya hanya perlu istirahat dan makanan yang baik karena saya sudah lama sendirian di laut," kata Shaddock.
Mereka ditemukan dalam keadaan kritis, akibat kehabisan perbekalan makanan dan air minum. Begitu korban dievakuasi, awak kapal ikan milik Grupomar memberikan bantuan darurat kepada Shaddock dan Bella. Mulai pemeriksaan medis dasar, makanan, dan air minum.
Pendiri dan CEO Grupomar, Antonio Suárez Gutiérrez, mengaku bangga dengan pekerja dan awak kapal ikannya yang punya kepedulian pada sesama.
