Kapal Perang Rumah Sakit Buatan PT PAL Bisa Tampung 700 Orang

21 Januari 2019 17:12 WIB
clock
Diperbarui 15 Maret 2019 3:48 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kapal KRI Semarang-594 tampak luar. (Foto:  Yuana Fatwalloh/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kapal KRI Semarang-594 tampak luar. (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)
ADVERTISEMENT
PT PAL Indonesia (Persero) telah menyerahkan kapal perang pesanan TNI Angakatan Laut (AL) berjenis Landing Platform Dock (LPD) 124 yang diberi nama KRI Semarang (SMR) 594 pada Senin (21/1).
ADVERTISEMENT
KRI Semarang 594 ini bakal digunakan sebagai rumah sakit sementara oleh TNI AL. Artinya, kapal rumah sakit ini menjadi kapal kedua TNI AL setelah KRI Soeharso.
"Kapal ini kita naikkan yaitu kontainer medis yang mana nantinya tentu bisa mengatasi dan membantu (kapal) Rumah Sakit Soeharso," Kasal Laksamana Siwi Sukma Adji di Surabaya, Senin (21/1).
Fasilitas IGD yang dimiliki oleh Kapal KRI Semarang-594 sebagai kapal bantu rumah sakit untuk bantuan bencana alam. (Foto:  Yuana Fatwalloh/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Fasilitas IGD yang dimiliki oleh Kapal KRI Semarang-594 sebagai kapal bantu rumah sakit untuk bantuan bencana alam. (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)
Kapal produksi dalam negeri ini memiliki kemampuan mengangkut penumpang sekitar 700 orang dengan panjang 124 meter dan lebar 21,80 meter serta berat 7.200 ton. Kapal ini juga memiliki kecepatan maksimal 16 knots dan kecepatan jelajah 14 knots. Selain itu, kapal ini mampu berlayar dengan endurance selama 30 hari.
Siwi menyebut bahwa TNI AL akan memesan lagi kapal jenis serupa dari PT PAL yang nantinya diperuntukkan sebagai rumah sakit terapung.
Sejumlah fasilitas yang dimiliki oleh Kapal KRI Semarang-594. (Foto:  Yuana Fatwalloh/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah fasilitas yang dimiliki oleh Kapal KRI Semarang-594. (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)
"Dan tahun 2019 ini kita juga akan membangun kapal rumah sakit, sehingga tahun 2021 kapal yang akan dibangunan PT PAL mudah-mudahan akan selesai dan kapal KRI Semarang akan dikembalikan fungsinya," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, PT PAL dan TNI AL telah meneken kontrak untuk pembuatan KRI Semarang 594 jenis LPD 124 pada Januari 2017 dengan nilai Rp 800 miliar. PT PAL mampu mengerjakan kapal itu selama 23 bulan sejak kontrak diteken.