Kasus PHK di RI Turun Signifikan Jadi 359 per Januari 2026
·waktu baca 3 menit

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada Januari 2026 capai 359. Angka ini turun 89,2 persen dibanding periode sama pada tahun sebelumnya sebanyak 3.325 kasus.
Berdasarkan lama satudatakemnaker, ada 359 kasus PHK sepanjang Januari 2026 yang terklasifikasi sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) BPJS Ketenagakerjaan.
Jika dirinci, berdasarkan data tersebut jumlah PHK di Jawa Barat dan Sumatera Selatan mendominasi masing-masing sebanyak 49 kasus.
“Tenaga kerja ter-PHK paling banyak pada periode ini terdapat di Provinsi Jawa Barat dan Sumatera Selatan yaitu sekitar 13,65 persen dari total tenaga kerja ter-PHK yang dilaporkan,” dikutip dari laman Satudatakemnaker, Minggu (29/3).
Kemudian kasus PHK terbanyak lainnya pada Januari 2026 tercatat Kalimantan Utara sebanyak 46 orang, Kalimantan Timur 35 kasus, Jawa Timur 34 orang, Banten dan Jawa Tengah masing-masing 27 orang, DKI Jakarta 19 orang
Di wilayah Kalimantan lainnya, Kalimantan Barat mencatat 13 kasus PHK, Kalimantan Selatan 6 orang, dan Kalimantan Tengah 1 orang.
Untuk wilayah Sulawesi, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara masing-masing mencatat 8 orang terdampak PHK, diikuti Sulawesi Selatan 6 orang, serta Sulawesi Utara 1 orang.
Sementara itu, di wilayah Sumatera, Sumatera Barat mencatat 4 orang terdampak PHK, Sumatera Utara 5 orang, dan Riau sebanyak 8 orang, selanjutnya Jambi dan Kepulauan Riau masing-masing mencatat 2 orang.
Sementara pada Januari 2025, provinsi dengan kasus PHK terbanyak adalah DKI Jakarta sebanyak 2.650 kasus, disusul Riau sebanyak 323 orang, Banten 149 orang, Bali 84 orang, lalu Sulawesi Selatan 72 orang.
Jawa Barat mencatat 23 orang ter-PHK,Sulawesi Tenggara 6 orang, sementara Sumatera Utara 2 orang dan Sumatera Barat 1 orang. Di wilayah kepulauan, Kepulauan Bangka Belitung mencatat 3 orang ter-PHK dan Kepulauan Riau 1 orang.
Sementara itu, Kalimantan Tengah mencatat 11 orang tenaga kerja yang terkena PHK pada periode tersebut. Provinsi lainnya tidak mencatat adanya kasus PHK pada Januari 2025, di antaranya Aceh, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Papua.
Berikut rincian PHK per Januari 2026:
Banten: 27 kasus PHK
Yogyakarta: 5 kasus PHK
DKI Jakarta: 19 kasus PHK
Jambi: 2 kasus PHK
Jawa Barat: 49 kasus PHK
Jawa Tengah: 27 kasus PHK
Jawa Timur: 34 kasus PHK
Kalimantan Barat: 13 kasus PHK
Kalimantan Selatan: 6 kasus PHK
Kalimantan Tengah: 1 kasus PHK
Kalimantan Timur: 35 kasus PHK
Kalimantan Utara: 46 kasus PHK
Kepulauan Bangka Belitung: 1 kasus PHK
Kepulauan Riau: 2 kasus PHK
Lampung: 1 kasus PHK
Nusa Tenggara Timur: 1 kasus PHK
Papua: 1 kasus PHK
Riau: 8 kasus PHK
Sulawesi Selatan: 6 kasus PHK
Sulawesi Tengah: 8 kasus PHK
Sulawesi Tenggara: 8 kasus PHK
Sulawesi Utara: 1 kasus PHK
Sumatera Barat: 4 kasus PHK
Sumatera Selatan: 49 kasus PHK
Sumatera Utara: 5 kasus PHK
Total: 359 kasus PHK
