Kumparan Logo

Kasus Telah Selesai, Nasabah Kartu Kredit BNI Tak Perlu Khawatir Bertransaksi

kumparanBISNISverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi transaksi digital di Bank BNI. Foto: Dok. Bank BNI
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi transaksi digital di Bank BNI. Foto: Dok. Bank BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan kasus nasabah terkait tagihan kartu kredit telah selesai. Sekretaris Perusahaan BNI, Mucharom, menegaskan tak ada nasabah yang dirugikan.

"Dapat kami sampaikan bahwa BNI telah menyelesaikan kasus tersebut dan tidak ada nasabah yang dirugikan. BNI senantiasa menjaga keamanan data nasabah," ujar Mucharom kepada kumparan, Sabtu (24/4).

BNI juga mengimbau masyarakat agar menjaga keamanan data digitalnya. Di antaranya secara berkala mengganti PIN dan password hingga menjaga kerahasiaan one time password (OTP).

"BNI sering melakukan edukasi keamanan data ke nasabah melalui sejumlah cara. Edukasi ke nasabah antara lain, mengganti PIN dan password secara berkala, nasabah tidak boleh membagikan data pribadi dan nasabah harus menjaga kerahasiaan OTP," jelasnya.

Mucharom juga memastikan pengamanan data pada nasabah seperti kartu kredit dilakukan secara ketat. Hal ini pun dilakukan dalam lingkup internal maupun eksternal perseroan.

Ilustrasi BNI. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

"Data nasabah dilindungi oleh security system yang ketat, hanya dapat diakses terbatas oleh pegawai sesuai dengan keperluan, dan ada tracking system bagi yang mengakses data tersebut,” kata dia.

Tak hanya itu, BNI juga memastikan keamanan data nasabah dari pihak ketiga perseroan. Jika nantinya terbukti ada fraud, BNI juga tak segan melaporkannya ke pihak berwajib.

"Kami juga rutin mengaudit pihak ketiga BNI terkait dengan data nasabah, apabila terbukti ada fraud kami akan melakukan pemutusan hubungan kerja dan melaporkan ke pihak berwajib," ujarnya.