KCI Beli 16 KRL Tambahan dari INKA Buat Operasi 2025, Totalnya Rp 4 T

27 Februari 2023 20:23 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
SVP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba di Kantor Kereta Commuter Indonesia, Senin (27/2/2023). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
SVP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba di Kantor Kereta Commuter Indonesia, Senin (27/2/2023). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) telah memiliki 106 rangkaian KRL di Jabodetabek. KCI menyiapkan 16 KRL tambahan untuk tahun 2025-2026 dengan kerja sama dengan PT INKA (Persero).
ADVERTISEMENT
VP Corporate Secretary KCI Anne Purba mengatakan, kereta dari INKA mulai beroperasi tahun 2025 karena proses produksi kereta memerlukan waktu yang lama. Dalam rencana jangka panjang perusahaan (RJPP), KCI memprediksi 2 juta orang menggunakan KRL.
“Komitmen investasi yang disiapkan hampir Rp 4 triliun, masih di bawah Rp 4 triliun,” ujar Anne saat ditemui di Kantor Kereta Commuter Indonesia, Senin (27/2).
Anne enggan merinci nilai investasi persis yang dikeluarkan oleh KCI. Meski begitu, harga KRL lokal dari INKA berbeda jauh dengan impor KRL bekas dari Jepang.
“Harganya jauh signifikan. Perbandingannya 1:20 pokoknya, harga belum deal,” imbuhnya.
Anne mengatakan, 10 rangkaian KRL akan konservasi atau sudah tidak layak terpakai tahun ini. KCI membuka peluang apakah ada masukan melalui diskusi FGD.
ADVERTISEMENT
“Kami sudah programkan KCI ini akan adakan kereta-kereta baru tapi tidak mungkin semuanya diganti baru. Kami ada kebutuhan finance di situ, kemampuan perusahaan di situ. Ini mau tanda tangan kontrak mudah-mudahan bulan ini sudah karena izinnya selesai,” imbuhnya.
Kontrak penambahan KRL dengan INKA diperkirakan akan selesai pada Maret 2023. Penandatanganan MOU sudah dilakukan pada tahun 2022.
"MOU sudah dari tahun lalu, joint operation, inspection, penentuan spek tek dan spek lainnya. Untuk kepastian sampainya (kereta), coba tanya sama INKA," tuturnya.