Kejar Target Ekonomi 6%, Danantara Bidik Investasi Rp 1.200 T Tahun Depan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy bertemu dengan pimpinan DPR RI pada Senin (31/8).
Pertemuan tersebut membahas target investasi dan asumsi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027. Salah satu yang menjadi perhatian adalah target investasi Danantara sebesar Rp 1.200 triliun pada 2027.
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro mengatakan kehadiran pimpinan Danantara dalam pertemuan tersebut salah satunya untuk memastikan target investasi tersebut dapat direalisasikan.
“Jadi seluruh stakeholder mendukung kepada 6 persen. Apakah pendapatan negara, apakah belanja negara, apakah defisit, apakah investasi yang paling penting. Makanya Kepala Danantara, CEO Danantara, Pak Doni hadir memastikan bahwa Rp 1.200 triliun itu benar-benar investasi di tahun 2027,” kata Fauzi ditemui usai rapat di Kompleks Parlemen RI, Senin (31/8).
Menurut Fauzi, Danantara juga perlu menjelaskan sumber investasi yang akan menopang target Rp1.200 triliun tersebut. Ia menilai realisasi investasi dalam jumlah besar diperlukan untuk mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027.
“Loh, dia kan merumuskan Rp 1.200 triliun itu dari mana aja investasinya. Kalau kita pengin dengan investasi Rp1.200 triliun ini sangat mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Sementara itu, Dony mengatakan pembahasan dalam pertemuan tersebut lebih banyak membahas RAPBN serta rencana pemerintah mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027.
“Tadi membahas lebih ke APBN, rencana pertumbuhan ekonomi 6 persen,” kata Dony.
Target Investasi Nasional Rp 2.322 Triliun
Fauzi mengatakan dukungan terhadap target pertumbuhan ekonomi 6 persen tidak hanya berasal dari investasi, tetapi juga mencakup pendapatan negara, belanja negara, dan defisit. Namun, investasi menjadi salah satu komponen penting karena berkaitan langsung dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Investasi ini akan mendukung pertumbuhan ekonomi. Semakin tinggi investasi, semakin tinggi juga pertumbuhan ekonomi. Jangan sampai pertumbuhan tinggi, investasi standar, investasi rendah,” kata Fauzi.
Secara nasional, pemerintah menargetkan realisasi investasi mencapai Rp2.322 triliun pada 2027. Angka tersebut naik 13,76 persen dibandingkan target investasi 2026 sebesar Rp 2.041 triliun. Target tersebut diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja.
Dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, target investasi Rp 2.322 triliun merupakan bagian dari sasaran investasi sekitar Rp 13.032 triliun untuk periode 2025-2029. Target investasi lima tahunan tersebut meningkat sekitar 143 persen dibandingkan capaian investasi dalam 10 tahun terakhir.
Sementara itu, realisasi investasi pada semester I2026 mencapai sekitar Rp 1.010,6 triliun. Angka tersebut tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
