Kemendag Luncurkan MinyaKita, Produk Minyak Goreng Kemasan Seharga Rp 14.000/L
·waktu baca 2 menit

Kementerian Perdagangan (Kemendag) meluncurkan minyak goreng kemasan sederhana Rp 14.000 per liter hari ini Rabu (6/7) di Kantor Kemendag. Minyak goreng tersebut dijual dengan merek dagang MinyaKita.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan minyak goreng curah di wilayah timur seperti di Papua harganya masih ada yang Rp 20.000 per liter. Dengan adanya MinyaKita ini, dia berharap distribusi akan lebih cepat dan harganya bisa merata.
"Kemasan sederhana ini akan mudah sampai ke Papua, Maluku, Sulawesi. Dikemas seperti ini juga bisa masuk ke supermarket-supermarket. Kalau sekarang kan di pasar dan di warung," kata Zulhas di Kantor Kemendag, Rabu (6/7).
Zulhas mengatakan selama ini minyak goreng curah hanya dijual di warung dan pasar tradisional. Namun MinyaKita ini, yang sudah terdaftar dan memiliki izin edar, dapat diserap juga oleh ritel-ritel modern.
"Jadi siapa saja perusahaan bisa pakai MinyaKita ini untuk dipasarkan di berbagai tempat. Tentu seperti ini logistiknya memakai jalurnya masing-masing karena bisa masuk minimarket, supermarket, dan sebagainya," ujarnya.
Sementara, Plt Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Syailendra mengatakan saat ini terdapat dua perusahaan yang telah bergabung untuk dapat memproduksi MinyaKita. Kedua perusahaan tersebut adalah PT Best Group dan PT Panca Nabati Prakarsa.
"Dan segera menyusul, tadi pagi sudah ditandatangani, ada 7 perusahaan yang akan mengemas minyak goreng ini. Kebijakan ini diharapkan mempercepat distribusi khususnya wilayah timur," kata dia.
Dia menjelaskan, merek dagang MinyaKita dapat digunakan oleh produsen siapa pun dan pengemas minyak goreng dengan masa berlaku 4 tahun dan dapat diperpanjang dengan memenuhi persyaratan baik izin edar maupun dari BPOM.
Adapun untuk pembeliannya tetap dibatasi maksimal 10 liter per hari baik untuk konsumen rumah tangga maupun untuk UKM. Sementara pembeliannya dengan menunjukkan KTP atau melalui aplikasi PeduliLindungi.
Khusus pada peluncuran hari ini di Kantor Kemendag, masyarakat bisa membeli MinyaKita seharga Rp 13.000 per liter. Terpantau Mendag Zulhas sendiri yang melayani pembeli di Kantor Kemendag.
