Kumparan Logo

Kemenhub Akan Segera Tutup 304 Calon Perlintasan Liar Kereta Api

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Paling pintu perlintasan kereta manual  (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Paling pintu perlintasan kereta manual (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menutup 304 calon perlintasan liar kereta api hingga Maret 2018. Adapun penutupan calon perlintasan liar itu dilakukan di Jawa dan Sumatera.

Menurut Direktur Keselamatan Ditjen Perkeretaapian Kemenhub Edi Nursalam, penutupan calon perlintasan liar tersebut dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan di perlintasan kereta api.

Perlintasan kereta api tanpa palang Duri Kosambi. (Foto: Rizki Mubarok/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Perlintasan kereta api tanpa palang Duri Kosambi. (Foto: Rizki Mubarok/kumparan)

“Kalau tidak ditutup akan membesar menjadi perlintasan liar. Kalau menjadi perlintasan liar dan bisa dilewati kendaraan roda empat, nanti sudah ditutupnya,” ujarnya di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Kamis (15/2).

Berdasarkan data Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, realisasi penutupan cikal bakal perlintasan liar mulai Januari sampai dengan 14 Februari 2018 yakni sebanyak 211 perlintasan. Menurut Edi, Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun dan Daop 8 Surabaya yang paling banyak menutup pada periode itu.

“Realisasi 1 Januari - 14 Maret 2018, Daop 7 dan Daop 8 yang terbanyak menutup sebanyak 34 perlintasan. Salah satu yang paling sedikit Daop 4 Semarang, itu karena di tahun lalu mereka sudah banyak menutup,” tuturnya.

Dia pun mengungkapkan di tahun 2017, Ditjen Perkeretaapian Kemenhub telah menutup 291 perlintasan liar. Dari jumlah itu, menurut Edi, Daop 4 Semarang yang terbanyak dengan menutup 133 perlintasan liar.

“Di tahun lalu yang belum menutup sama sekai ada Daop 2 Bandung, Daop 3 Cirebon, dan Daop 9 Jember,” pungkasnya.