Kemenhub: Stasiun Gambir Dipastikan Tak Layani Kereta Jarak Jauh di Tahun 2025
·waktu baca 2 menit

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan bahwa pengalih fungsian Stasiun Gambir akan sepenuhnya menjadi stasiun yang melayani KRL Commuter Line dilaksanakan di tahun 2025 nanti.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan saat ini rencana pembangunan Stasiun Manggarai sebagai stasiun sentral yang melayani KRL Commuter Line sekaligus kereta jarak jauh dilakukan untuk Indonesia menjadi lebih maju.
"Kita buat stages kalau dulu dari Depok bisa ke Tanah Abang, Gambir, Pasarsenen, segala macam, tapi dengan seperti itu maka programnya itu tidak efisien. banyak crossing-crossing di beberapa tempat," kata Menhub kepada wartawan di Gedung DPR, Selasa (7/6).
Budi mencontohkan jika kota di negara-negara maju seperti London, Jepang, dan Paris, lintasan kereta api itu bisa bertumpuk tujuh lintasan. Sementara saat ini, kata Menhub, lintasan di Indonesia hanya bertumpuk dua.
"Jadi sebenarnya sesuatu yang lazim terjadi di suatu kemajuan dari kereta api, memang pertama kali agak susah, mesti turun, mesti naik, karena panik jadi telat, mungkin next time tambah 5 atau 10 menit," tuturnya.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati memastikan bahwa Stasiun Gambir akan sepenuhnya menjadi stasiun KRL di tahun 2025, seiring pembangunan Stasiun Manggarai menjadi stasiun sentral serta penerapan program switch-over (SO) 5.
Adita menjelaskan, Stasiun Manggarai sebagai stasiun sentral pelayanan yang akan dilakukan menjadi multi services, yaitu termasuk kereta jarak jauh, KRL, dan kereta perkotaan.
"Saat Manggarai sudah siap termasuk switch over yang sudah dilakukan, sudah selesai manggarai secara akses jalan dan parkir sudah siap, nanti akan kita lihat stasiun jarak jauh dialihkan ke Manggarai. Lalu Gambir nantinya fokus untuk KRL," jelasnya.
