Kumparan Logo

Kemenkeu Kantongi Rp 33 Triliun dari Lelang Surat Utang Negara

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi uang rupiah. Foto: Maciej Matlak/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi uang rupiah. Foto: Maciej Matlak/Shutterstock

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meraup Rp 33 triliun dari hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) pada 23 September 2025. Total penawaran yang masuk dalam lelang kali ini mencapai Rp 98,46 triliun.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Suminto, menjelaskan bahwa pemerintah menawarkan delapan seri SUN dalam lelang tersebut.

Seri yang dilelang yakni SPN03251224 (new issuance), SPN12260910 (reopening), FR0109 (reopening), FR0108 (reopening), FR0106 (reopening), FR0107 (reopening), FR0102 (reopening), dan FR0105 (reopening). Proses lelang dilakukan melalui sistem lelang Bank Indonesia (BI).

“Total penawaran yang masuk sebesar Rp 98.466.200.000.000. Total nominal yang dimenangkan dari delapan seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp 33.000.000.000.000,” ujar Suminto dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (24/9).

Seri SPN03251224 mendapatkan penawaran masuk Rp 5,58 triliun, dengan nominal dimenangkan Rp 2 triliun. Seri ini memiliki tingkat kupon diskonto dan jatuh tempo pada 24 Desember 2025.

Seri SPN12260910 mencatat penawaran masuk Rp 9,47 triliun dengan nominal dimenangkan Rp 7 triliun. Seri ini juga berkupon diskonto dan jatuh tempo pada 10 September 2026.

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kemenkeu, Suminto saat sesi panel kumparan Green Initiative Conference 2024 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (24/9/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Seri FR0109 menerima penawaran masuk Rp 24,42 triliun dengan penyerapan Rp 5,30 triliun. Obligasi ini berkupon 5,8750 persen dan akan jatuh tempo pada 15 Maret 2031.

FR0108 mencatat penawaran Rp 21,62 triliun, dengan jumlah nominal dimenangkan Rp 4,7 triliun. Seri ini memiliki kupon 6,5000 persen dan jatuh tempo pada 15 April 2036.

Seri FR0106 menerima penawaran Rp 15,20 triliun, dengan nominal yang diserap Rp 5,20 triliun. Kuponnya sebesar 7,1250 persen dan jatuh tempo pada 15 Agustus 2040.

Selanjutnya, FR0107 mencatat penawaran Rp 10,11 triliun dan nominal dimenangkan Rp 4,85 triliun. Obligasi ini juga berkupon 7,1250 persen dan jatuh tempo 15 Agustus 2045.

Seri FR0102 mendapatkan penawaran Rp 6,29 triliun dengan penyerapan Rp 2,35 triliun. Kuponnya 6,8750 persen dan jatuh tempo pada 15 Juli 2054.

Terakhir, FR0105 menerima penawaran masuk Rp 5,77 triliun dengan nominal dimenangkan Rp 1,60 triliun. Seri ini juga berkupon 6,8750 persen dan akan jatuh tempo 15 Juli 2064.

instagram embed