Kumparan Logo

Kemenkeu Pertimbangkan Penerbitan Dim Sum Bond pada Akhir 2025

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kemenkeu, Suminto saat sesi panel kumparan Green Initiative Conference 2024 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (24/9/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kemenkeu, Suminto saat sesi panel kumparan Green Initiative Conference 2024 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (24/9/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Pemerintah akan menerbitkan surat utang berdenominasi renminbi atau Dim Sum Bond pada akhir tahun ini. Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Suminto, menyatakan penerbitan itu masih menjadi bagian dari diversifikasi obligasi pemerintah tahun 2025.

Ia pun mengungkapkan terdapat keterbatasan aturan di pasar modal yang membuat pihaknya tidak dapat mengumumkan secara spesifik jadwal penerbitannya.

“Saya dikonstrain protokol di pasar modal, saya enggak boleh ngomong terbitkan Dim Sum Bond Oktober (misalnya), makanya kenapa kami sampaikan normatif karena secara aturan pasar modal enggak boleh,” kata Suminto dalam Media Gathering Kemenkeu di Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/10).

Kendati demikian, Suminto memastikan dalam kerangka strategi penerbitan surat utang di kuartal IV, pemerintah masih memasukkan opsi penerbitan Dim Sum Bond sebagai bagian dari strategi pembiayaan.

“Dalam konteks strategi itu kita masih punya strategi consider terbitkan Dim Sum Bond,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono menuturkan Indonesia telah menerbitkan Surat Utang Negara dalam denominasi Yen Jepang (Samurai Bond) pada Jumat 23 Mei 2025.

Thomas yang akrab disapa Tommy, itu menuturkan nilainya mencapai JPY 103,2 miliar atau setara USD 725 juta. Dia mengeklaim penerbitan Samurai Bond ini dengan harga yang sangat baik.

Di saat yang bersamaan, pemerintah juga tengah mempertimbangkan untuk menerbitkan global bond yang lain, seperti Dim Sum Bond dalam mata uang China, Renminbi. Selain itu juga dalam bentuk dolar Australia, yakni Kangaroo Bond.

instagram embed