Kumparan Logo

Kemenkeu: Rafael Alun Kemungkinan Tidak Bayar Pajak Penghasilan Orang Pribadi

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rafael Alun Trisambodo usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (1/3/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Rafael Alun Trisambodo usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (1/3/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Juru bicara Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Yustinus Prastowo, menyebut eks pejabat Ditjen Pajak, Rafael Alun Trisambodo, tidak membayar pajak penghasilan (PPh) orang pribadi.

"Detailnya saya belum tahu, tapi kayaknya itu terkait dengan PPh orang pribadi," kata Prastowo di Kementerian Keuangan, Jumat (10/3).

Dia menjelaskan ada beberapa kemungkinan yang terjadi. Pertama, ada kurang bayar, kedua ada aset yang belum dilaporkan.

"Hubungannya gini, punya aset belum dilaporkan, aset menghasilkan income, nah income belum dibayar pajaknya," terang dia.

embed from external kumparan

Sebelumnya, Irjen Kemenkeu Awan Nurmawan Nuh menyebut, Rafael Alun juga diketahui tidak patuh dalam melaporkan dan membayar pajak.

"Terbukti yang bersangkutan tidak menunjukkan integritas dan keteladanan dalam sikap, perilaku, ucapan dan tindakan kepada setiap orang, baik di dalam maupun di luar kedinasan dengan tidak melaporkan LHKPN secara benar, tidak patuh dalam pelaporan dan pembayaran pajak," ujar Awan dalam konferensi pers, Rabu (8/3).

Awan juga menjelaskan, pelanggaran fraud lainnya dari pejabat Ditjen Pajak itu adalah gaya hidup dirinya dan keluarga yang tidak menunjukkan sikap pegawai negara.

"Memiliki gaya hidup pribadi serta keluarga yang tidak sesuai dengan asas kepatutan dan kepantasan sebagai ASN, pertama. Kedua tidak melaporkan harta kekayaan kepada pejabat berwenang sesuai ketentuan peraturan perundangan," tuturnya.

Rafael juga terbukti punya penghasilan yang tidak dilaporkan, hingga sebagian aset yang kepemilikannya tercatat atas nama keluarga seperti orang tua hingga saudara-saudara.