Kumparan Logo

Kemenko Infra Akan Gelar Konferensi Infrastruktur Internasional

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keterangan pers di kantor Kemenko Infra, Jakarta, Selasa (27/5/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keterangan pers di kantor Kemenko Infra, Jakarta, Selasa (27/5/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bakal mengundang para investor dan sejumlah stakeholders untuk membahas peningkatan sumber daya manusia melalui dukungan infrastruktur.

Hal itu disampaikan AHY usai melakukan pertemuan dengan para pemimpin redaksi media nasional di Kantornya, Jalan MH Thamrin nomor 8, Jakarta pada Selasa (27/5).

”Kita juga berharap bahwa infrastruktur ke depan juga semakin memiliki daya tahan terhadap berbagai dampak perubahan iklim termasuk pemanasan global dan berbagai potensi bencana alam yang mungkin terjadi di tanah air. Serta dampak-dampak yang harus diperhatikan terhadap lingkungan dan bumi kita. Artinya ada isu keberlanjutan, sustainability selain isu kesejahteraan atau prosperity,” ujar AHY.

Acara tersebut akan dibalut dalam bentuk konferensi internasional dengan tajuk International Conference on Infrastructure (ICI). Rencananya, acara tersebut bakal diadakan selama dua hari yakni 11 dan 12 Juni di Jakarta International Convention Center (JICC). Ada lima topik yang akan diangkat.

AHY mengatakan, topik pertama konferensi tersebut membahas mengenai bagaimana mewujudkan kota-kota di masa depan yang terintegrasi dengan dukungan infrastruktur memadai.

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keterangan pers di kantor Kemenko Infra, Jakarta, Selasa (27/5/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan

“Kita ingin merevitalisasi berbagai infrastruktur dasar khususnya di wilayah perkotaan, misalnya bagaimana kondisi air dan sanitasi, pengelolaan limbah. Lalu kita juga bicara transportasi publik dan infrastruktur untuk mendukung ketersediaan energi Juga infrastruktur digital untuk informasi dan komunikasi,” paparnya.

Topik kedua yang akan dibahas dalam forum tersebut ialah mengenai mengkoneksikan Indonesia sebagai negara kepulauan. Ia menilai, Indonesia sebagai negara kepulauan butuh konektivitas yang modern dan juga terjangkau oleh semua pihak baik itu melalui jalur darat, laut, udara, maupun kereta.

Selanjutnya, AHY mengungkapkan topik ketiga adalah mengenai perumahan yang layak dan berkualitas bisa menghadirkan kualitas kehidupan yang lebih baik. Ia mengatakan, salah satu sasarannya adalah bagaimana mengatasi kemacetan di kota-kota besar melalui model transit oriented development (TOD).

Ia mengatakan, poin ini juga menjadi salah satu mewujudkan Asta Cita yang digagas oleh Pemerintahan Prabowo Subianto.

“Dan pada akhirnya produktivitas akan terjaga, daya saing kota dan komunitas juga akan semakin baik Ddn sektor pariwisata serta ekonomi kreatif juga bisa kita dukung melalui infrastruktur yang sekali lagi relevan dan dibutuhkan bagi pengembangan,” tuturnya.

Ketua Umum Partai Demokrat itu mengatakan, topik keempat dalam acara tersebut adalah mengenai hubungan infrastruktur dengan lingkungan. Selain itu, ia juga menekankan soal Indonesia yang menjadi negara yang memiliki potensi bencana alam harus diintegrasikan dengan pembangunan infrastruktur yang aman.

“Salah satu aspek infrastruktur yang penting adalah mitigasi resiko bencana melalui pendekatan teknologi dan inovasi yang terkini kita harus mengadopsi itu semua dalam pembangunan infrastruktur ke depan,” ucapnya.

“Bahkan kita berharap ini semua akan mengurangi polusi, mengurangi emisi CO2 dengan transportasi yang semakin hijau dan pada akhirnya sama-sama kita bisa mewujudkan net zero emission 2060,” lanjutnya.

Topik terakhir, AHY menyebut bahwa dirinya sudah berbicara dengan banyak pihak mengenai investasi di Indonesia. Ia berharap forum tersebut bisa mengundang para investor baik investor dalam maupun luar negeri.

“Kita ingin memberikan penjelasan secara komprehensif kita ingin sampaikan kepada siapa pun yang ingin berinvestasi ke Indonesia bahwa dengan skema yang sama-sama menang atau win-win solution. Kita berharap semuanya mendapatkan keuntungan yang baik dari investasi di Indonesia,” tutup dia.