Kumparan Logo

Kemensos Mulai Salurkan BLT: Akan Diberikan Sampai Awal Desember, Ini Rinciannya

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Sosial Tri Rismaharini menyampaikan keterangan kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (30/4/2021). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Sosial Tri Rismaharini menyampaikan keterangan kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (30/4/2021). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO

Kementerian Sosial (Kemensos) sudah mulai membagikan bantuan sosial (bansos) ke masyarakat per September 2022. Bansos yang disalurkan adalah Bantuan Langsung Tunai atau BLT BBM sebagai menjadi bantalan bagi masyarakat usai penerapan kenaikan harga BBM subsidi.

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau yang sering disapa Risma mengatakan, BLT BBM ini akan diberikan Rp 150.000 selama 4 bulan. Namun mengingat pada bulan Desember mendatang akan ada hari raya Natal, pemerintah akan membagikan BLT BBM ini langsung menjadi 2 bulan.

“Itu diberikan pemerintah Rp 150.000 dalam 4 bulan, tapi karena mengingat kami melihat bahwa pada bulan desember itu biasanya saudara-saudara kita yang di Indonesia timur merayakan natal maka kemudian kita akan bagi menjadi 2 bulan September 2 kali Rp 150.000, kemudian nanti pada awal bulan Desember kami akan serahkan bantuan yang kedua Rp 150.000 dan 2 kali artinya Rp 300.000,” ujar Risma dalam dalam Rakor TPID, Senin (5/9).

Selain BLT, Risma mengatakan pihaknya juga akan mencairkan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) untuk bulan September 2022. Adapun besaran BPNT ini yang akan dibagikan adalah Rp 200.000 per keluarga penerima manfaat (KPM).

Sehingga, kata Risma, seridaknya per keluarga akan mendapatkan bansos Rp 500.000 dalam sebulan. Untuk itu, saat ini pihaknya sudah menyiapkan lebih dari Rp 18,8 juta yang sudah disiapkan dan akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

Selain itu, bantuan sosial tersebut yang akan disalurkan dapat langsung diterima melalui dua cara. Pertama masyarakat dapat langsung mengambilnya langsung melalui PT Pos di daerah masing-masing. Kemudian yang kedua PT Pos akan mengantarkan bantuan sosial tersebut ke para penerimanya.

“Sesuai dengan perjanjian dengan PT Pos memang kami akan menyerahkan langsung ke penerima tapi biasanya memang warga kemudian ingin mengambil ke PT Pos, itu silahkan kalau mereka mampu , fisiknya kuat dalam kondisi sehat maka silahkan datang ke kantor Pos,” jelasnya.

“Apabila tidak PT Pos akan mengantar ke rumah masing-masing yang sakit, lansia, disabilitas, di gunung-gunung kaya di daerah Kalimantan, du daerah NTT, Maluku dan juga Papua, Papua Barat kalau sulit maka kami akan mengirim langsung,” sambungnya.

Risma menjelaskan, nantinya pemerintah akan menggunakan pesawat untuk membagikan bantuan sosial tersebut ke tempat-tempat yang sulit diakses.

“Kami akan mengirim langsung menggunakan pesawat untuk membagi di tempat-tempat yang memang itu akan sulit diakses jadi untuk warga yang kesulitan,” terangnya.