Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.95.1
Pegawai Kementerian ATR/BPN Diberi Baret dan Pangkat Agar Lebih Pede
28 Juli 2022 7:21 WIB
ยท
waktu baca 3 menitADVERTISEMENT
Menteri ATR/Kepala BPN (Badan Pertanahan Nasional), Hadi Tjahjanto , memberikan atribut baru ke jajaran kementeriannya. Seperti anggota TNI dan Polri, pegawai Kementerian ATR/BPN kini mengenakan baret dan tanda kepangkatan, yang menurut Hadi agar lebih percaya diri (pede).
ADVERTISEMENT
Tak hanya itu, pejabat di tingkat tertentu juga diberi tongkat komando. Peluncuran atribut baru bagi Kementerian ATR /BPN itu diluncurkan dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di The Ritz-Carlton Hotel Mega Kuningan, Jakarta.
"Atribut tersebut akan dipakai lengkap bersama dengan pakaian dinas harian (PDH)," kata Hadi Tjahjanto menjelaskan, seperti dikutip dari pernyataan resmi, Rabu (27/7).
Secara simbolis, mantan Panglima TNI itu memasangkan atribut baru tersebut, kepada perwakilan jajaran Kementerian ATR/BPN. Di antaranya Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kabupaten Bogor, Kakantah Kabupaten Mimika, dan Kakantah Kabupaten Bone Bolango.
"Saya mengumpulkan seluruh pejabat pusat dan daerah Kementerian ATR/BPN, kurang lebih 1.000 orang (termasuk seluruh Kakanwil dan Kakantah) untuk diberikan arahan sekaligus merapatkan barisan dalam melaksanakan tugas sebagai pelayan masyarakat," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Hadi Tjahjanto: Pemberian Atribut Agar Pegawai Lebih Pede
Menurutnya, atribut pada seragam baru itu dikenakan sebagai Pakaian Dinas Harian (PDH). Hadi Tjahjanto menyatakan, pemberian atribut baru itu dimaksudkan agar jajaran kementeriannya lebih percaya diri.
"Kementerian ATR/BPN beserta instansi vertikalnya di seluruh daerah di Indonesia, memiliki 35 ribu pegawai. Pemberian atribut itu agar para pegawai lebih percaya diri," pungkasnya.
Apalagi, lanjutnya, Kakanwil dan Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) banyak bekerja bersama kepala-kepala daerah. Hadi Tjahjanto juga telah meminta kepada kepala daerah, agar Kakanwil dan Kakantah masuk ke dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus.
Selain memberikan kepercayaan diri kepada Kakanwil dan Kakantah, Menteri ATR/Kepala BPN mengharapkan atribut baru tersebut dapat menjaga kewibawaan.
ADVERTISEMENT
"Kakanwil dan Kakantah menjaga kewibawaan untuk melaksanakan tugas, selanjutnya kita ciptakan kesetaraan dengan aparat penegak hukum di daerah. Tongkat komando dan baret adalah bentuk kesetaraan itu," tutur Hadi Tjahjanto.
Sementara itu Staf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Kerja Sama Lembaga, Ganip Warsito, menjelaskan kegunaan atau fungsi serta ketentuan dan cara pemakaian atribut baru.
"Pak Menteri sesungguhnya ingin memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN yang dalam pelaksanaan tugas sebagai pegawai pemerintah telah melayani masyarakat dengan baik sekaligus motivasi," paparnya.
"Atribut tersebut akan dipakai lengkap bersama dengan pakaian dinas harian (PDH)," kata Hadi Tjahjanto menjelaskan, seperti dikutip dari pernyataan resmi, Rabu (27/7).
Dari foto yang terlihat di akun instagram Kementerian ATR/BPN , baret yang dikenakan berwarna hitam. Sedangkan tanda kepangkatan tertinggi seperti yang dikenakan Hadi Tjahjanto, yakni berupa empat kelopak bunga. Hal itu layaknya pangkat jenderal di TNI dan Polri yang menyandang empat bintang di bahu.
ADVERTISEMENT