Kumparan Logo

Kementerian ATR Targetkan Pemetaan 8 Juta Tanah dalam 95 Hari

kumparanBISNISverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyerahan Sertifikat Tanah (Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
zoom-in-whitePerbesar
Penyerahan Sertifikat Tanah (Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan tahun ini dapat menerbitkan 7 juta sertifikat tanah. Menteri ATR Sofyan Djalil optimis pihaknya dapat memenuhi target tersebut.

"Kita yakin 2018, 7 juta bidang yang Insyaallah kita bisa capai. Bahkan mudah-mudahan pemetaan bidang 8 juta. Lebih cepat lagi ya. 95 hari atau 4 bulan," ungkap Sofyan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (11/1).

Pemetaan tersebut akan mulai dilakukan pada pertengahan Februari dan dijadwalkan selesai pada Juni 2018. Sofyan optimistis bisa mencapai target karena telah belajar dari pengalaman tahun lalu. "Di Rakernas ini kami juga saling berbagai best perspective. Dari berbagai daerah mereka saling berbagi keberhasilan," ujar Sofyan.

Ditambah tahun ini akan ada Instruksi Presiden guna percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). "Apalagi Insyaallah Inpres percepatan PTSL. Kami cukup yakin we can do better. 7 juta yang dipatok, 8 juta jadinya. 4 bulan dari mulainya, mulai pertengahan Februari, selesai Juni paling lama," ujar Sofyan.

Sedangkan untuk sertifikasi tanah, Sofyan yakin target 7 juta terpenuhi sebelum akhir tahun 2018. "Oktober penerbitan sertifikat sudah mencapai 7 juta. Kunci keberhasilan adalah koordinasi yang baik," tutupnya.