Kementerian PUPR Pastikan Beton Tol Layang MBZ Sudah Penuhi Uji Laik Operasi
·waktu baca 2 menit

Kementerian PUPR memastikan kualitas beton Tol Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) sudah memenuhi uji laik operasi. Sebelumnya salah satu saksi kasus korupsi bernama Andi mengatakan mutu beton ini di bawah standar nasional Indonesia (SNI).
Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan PUPR Endra S. Atmawidjaja, memastikan Kementerian PUPR mengikuti seluruh prosedur teknis. Pengujian jalan layang tol juga sudah dilakukan.
Prosedur uji laik fungsi, uji laik operasi kita sudah penuhi semua. Kalau ada temuan baru seperti itu, kita akan melihat,” ujar Endra saat ditemui di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kamis (23/5).
Endra mengaku belum mengetahui lebih dalam terkait isu mutu beton tol MBZ di bawah standar. Pihaknya akan mempelajari temuan tersebut.
“Kalau dari kita semua prosedur teknis kita ikuti, termasuk uji beban kita lakukan. Kita perlu klarifikasi nanti, kita pelajari dulu temuan seperti itu. Saya belum pelajari,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menolak berkomentar mengenai temuan dari saksi korupsi tol MBZ. “Saya tidak boleh komentar itu karena sedang dalam (pemeriksaan),” kata Basuki.
Di kesempatan terpisah, Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, Hendri Taufik, memastikan infrastruktur Jalan Layang MBZ sudah aman dilalui oleh pengguna jalan.
Menurut dia, setiap jalan tol yang beroperasi telah melalui rangkaian terakhir penilaian sebelum dapat dioperasikan, yakni uji laik fungsi dan laik operasi oleh Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Korlantas POLRI, serta Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).
"Seperti jalan tol lainnya yang telah beroperasi di Indonesia, Jalan Layang MBZ telah memenuhi persyaratan laik fungsi secara teknis, administratif dan sistem operasi tol, sehingga dapat dioperasikan," terang Hendri melalui keterangan resmi, Sabtu (18/5).
