Kemnaker Kaji Pekerja Swasta Bisa WFH Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai membahas skema Work From Home (WFH) bagi pekerja swasta menyusul paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang disebut telah berdampak hingga sejumlah wilayah, termasuk Jabodetabek.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan pihaknya masih memantau sejauh mana paparan erupsi tersebut berdampak terhadap masyarakat dan pekerja.
"Iya, sementara kan dengan adanya erupsi Krakatau ini kan memang kita lagi monitor ya untuk sampai sejauh mana paparan erupsinya ya kan. Memang Jakarta sudah berdampak juga ya Lampung, Banten, Jakarta, Bandung,” ucap Afriansyah ketika dihubungi kumparan, Minggu (6/9).
Afriansyah mengatakan Kemnaker tengah berkoordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan untuk menentukan arahan terkait aktivitas pekerja pada hari kerja Senin (7/9) esok.
"Nah ini sedang kita monitor mudah-mudahan besok sudah ada apa namanya semacam arahan dari kami dari tim kementerian, Pak Menteri juga yang kami sekarang sedang berkoordinasi dengan seluruh stakeholder termasuk juga para pekerja maupun anak-anak sekolah ya,” katanya.
WFH Masih Jadi Opsi
Saat ditanya soal kemungkinan adanya imbauan kepada perusahaan swasta untuk menerapkan WFH, Afriansyah menyatakan opsi itu masih terbuka. Namun, Kemnaker masih menunggu perkembangan kondisi dan arahan lebih lanjut.
"Iya, sementara ini dianjurkan kalau tidak penting sekali di hari libur ini di rumah saja, kalau memang mau keluar pun Mau pakai masker ya kan,” ujar dia.
Katanya, perkembangan paparan abu vulkanik bakal terus dipantau mengingat hari berikutnya merupakan hari kerja.
