Kemnaker Sambut Positif Kepatuhan Perusahaan Mengisi Norma 100

3 Mei 2024 9:09 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tampak Gedung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia (RI) di Jakarta, Indonesia. Foto: Dok. Kemenaker
zoom-in-whitePerbesar
Tampak Gedung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia (RI) di Jakarta, Indonesia. Foto: Dok. Kemenaker
ADVERTISEMENT
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyambut positif tingkat kepatuhan perusahaan mengisi Norma 100 secara sukarela menunjukkan tren meningkat atau kurva naik pada tingkat kepatuhan sedang (kuning) dan menurun pada tingkat kepatuhan rendah (merah).
ADVERTISEMENT
Direktur Bina Pemeriksaan Norma Ketenagakerjaan Kemnaker, Yuli Adiratna mengungkapkan hingga saat ini tercatat 700 perusahaan telah melakukan pemeriksaan secara virtual dengan metode pemeriksaan mandiri (self assessment) berbasis jaringan (web), yang disebut Norma 100.
"Kami berharap ke depannya semakin banyak perusahaan yang berpartisipasi dalam pengisian Norma 100 untuk kita lakukan pendampingan menuju kepatuhan Tinggi (hijau)," kata Yuli dalam Forum Group Discussion dengan tema 'Penerapan Norma Hubungan Kerja Perjanjian Waktu Tertentu dan Self Assessment Norma 100' di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/5).
Metode Norma 100 yang diluncurkan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah pada 27 Juni 2023 lalu, merupakan inovasi untuk memberikan pengawasan yang lebih efektif dan efisien terhadap ketenagakerjaan di Indonesia karena mudah, murah dan menjangkau lebih banyak perusahaan.
ADVERTISEMENT
"Prinsipnya metode Norma 100 ini memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk menilai tingkat kepatuhan dirinya sendiri terhadap pemenuhan norma ketenagakerjaan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha dalam upaya mewujudkan tempat kerja yang layak dan berkeadilan," ujar Yuli.
Yuli menambahkan setiap perusahaan yang diwakili oleh pihak pengusaha dan perwakilan pekerja melakukan pengisian kepatuhan secara mandiri dengan menjawab Daftar Periksa yang memuat seratus pertanyaan untuk selanjutnya diverifikasi oleh Pengawas Ketenagakerjaan.
"Kemnaker terus berkomitmen untuk memberikan jaminan perlindungan akan hak-hak ketenagakerjaan, kelangsungan usaha, serta ketenangan bekerja," katanya.