Kumparan Logo

Kepala Otorita Ungkap Strategi Hadirkan Air Bersih di IKN

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala OIKN Bambang Susantono dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jakarta, pada Selasa (30/1/2024). Foto: Widya Islamiati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala OIKN Bambang Susantono dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jakarta, pada Selasa (30/1/2024). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, bicara pentingnya pengelolaan air yang berkelanjutan. Ia menjelaskan beberapa inisiatif yang telah dilakukan di IKN untuk mengelola sumber daya air, salah satunya adalah pemberdayaan embung-embung atau cekungan retensi alami yang telah menjadi sumber air bersih bagi masyarakat setempat.

"Dalam banyak kasus, embung-embung ini terletak di daerah yang digunakan bersama oleh berbagai desa dan komunitas. Sebagai bagian dari Integrated Water Resources Management (IWRM) di Nusantara, pemerintah terus melibatkan berbagai kelompok dan komunitas dalam dialog dan konsultasi terkait pengelolaan embung-embung ini," jelas Bambang saat World Water Forum ke-10 2024 di Badung, Bali, dikutip pada Rabu (22/5).

Ia juga menilai bahwa semangat kerja sama dan harmoni telah lama menjadi bagian dari masyarakat sekitar IKN. Hal itu tercermin dari kehidupan suku-suku lokal seperti Balik, Paser, dan Dayak yang telah hidup berdampingan dengan harmonis dan melindungi sumber daya bersama, termasuk air.

Selain itu, OIKN bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan internasional untuk menerapkan teknologi dan pengetahuan terbaru dalam pengelolaan air. Salah satu konsep yang diimplementasikan adalah "sponge city" yang berbasis solusi alamiah untuk meningkatkan pasokan air bersih berkualitas tinggi dan memastikan keamanan air di IKN.

IKN juga telah menerapkan teknologi seperti Early Warning System guna mengurangi korban jiwa dan meningkatkan ketahanan kota terhadap banjir.

"Tantangan dalam mengelola sumber daya air sangat besar, tetapi bukan tidak mungkin diatasi. Dengan merangkul prinsip-prinsip Semangat Bandung, kita dapat memastikan bahwa setiap orang memiliki akses terhadap air bersih dan aman. Saya mengajak kita semua untuk berkomitmen bekerja sama, melintasi batas dan wilayah, untuk melindungi sumber daya berharga ini bagi anak-anak kita," tutur Bambang.

Bambang juga menyoroti pentingnya kerja sama internasional untuk memastikan akses air bersih bagi semua orang. Ia menegaskan air berperan penting bagi kehidupan dan kesejahteraan manusia.

"Kita berkumpul hari ini untuk membahas isu yang sangat penting bagi kelangsungan hidup dan kesejahteraan kita yaitu air. Meskipun air sangat penting, akses terhadap air bersih dan aman masih menjadi tantangan bagi banyak orang di seluruh dunia," kata Bambang.

"Untuk mengatasi tantangan ini, kita harus merangkul kerja sama internasional dan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dan hak asasi manusia," tambahnya.