Kereta Tanpa Rel Dipulangkan ke China, OIKN: Belum Ada Rencana Ganti Unit Baru
·waktu baca 2 menit

Otorita IKN menegaskan belum ada rencana pengiriman lagi untuk Autonomous Rail Transit (ART) atau kereta tanpa rel. Kereta bikinan CRRC Qingdao Sifang itu telah dikembalikan ke China sejak Selasa (29/4).
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, membenarkan kereta yang sudah mejeng di IKN sejak awal Agustus 2024 itu, telah dibawa perusahaan manufaktur penyedia ART ke China.
"Pengembalian ini dilakukan karena uji coba Proof of Concept atau PoC telah selesai dilaksanakan. Hingga saat ini, belum ada rencana untuk menggantinya dengan unit baru," kata Troy dalam keterangan resminya, Jumat (2/5).
Troy juga menyebut belum ada kelanjutan kerja sama dengan perusahaan China tersebut terkait pengadaan kereta tanpa rel.
"Sampai dengan saat ini belum ada kelanjutan kerja sama antara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan perusahaan manufaktur penyedia yaitu CRRC Qingdao Sifang," ujarnya.
Sebelumnya, Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Mohammed Ali Berawi, menyebut langkah Otorita IKN memulangkan kereta tersebut sejalan dengan perjanjian saat dikirim ke Indonesia. Sesuai MoU harapan hasil uji coba atau Proof of Concept (Poc) yang telah disepakati.
"Catatan hasil evaluasi PoC terkait perlunya penyempurnaan teknologi pada ART yang diujicobakan. Juga sudah kita sampaikan baik ke perusahaan dan kementerian dan lembaga lainnya yang terkait," ujar Ali.
