Kumparan Logo

Kesadaran Masyarakat Masih Rendah soal Asuransi Rumah

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Asuransi (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Asuransi (Foto: Pixabay)

Kesadaran masyarakat terhadap asuransi rumah masih sangat rendah. Padahal, memiliki asuransi rumah sama pentingnya dengan melindungi aset.

Asuransi rumah adalah asuransi yang memberikan perlindungan terhadap timbulnya kerugian akibat terjadinya kebakaran, tindak pencurian, atau kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana alam seperti gempa.

Ketua Independen Financial Planning Club (IFPC) Mohamad Andoko mengatakan, kesadaran masyarakat untuk memiliki asuransi rumah belum banyak. Bahkan sebagian besar yang mengajukan asuransi tersebut adalah para pemilik gedung bertingkat atau pabrik.

"Belum banyak kalau untuk hunian rumah. Paling banyak itu gedung-gedung usaha, pabrik, hunian masih sedikit," ujar Andoko kepada kumparan (kumparan.com), Sabtu (16/12).

Dia pun menyarankan agar masyarakat lebih teliti apabila ingin mengajukan asuransi rumah. Mulai dari memilih jasa asuransi hingga teliti dalam mengisi daftar isian.

"Alamat jangan sampai salah. Itu hal kecil tapi penting. Satu lagi, perusahaan asuransi itu berbeda kebijakannya. Ada yang mereka melihat dari akses rumah kita ke pemadam kebakaran mislanya, kalau semakin sulit, preminya bisa semakin mahal, atau malah ditolak," jelasnya.

Perlu diketahui, ancaman bencana terus bertambah seiring dengan meningkatnya curah hujan. Bahkan cuaca ekstrem yang terjadi menyebabkan beberapa wilayah terkena banjir dan longsor. Akibatnya, beberapa rumah dan bangunan tepaksa harus menanggung kerugian.

Seperti halnya gempa bumi berkekuatan 6,9 magnitudo yang merusak ratusan rumah di Tasikmalaya, Pangandaran, dan Ciamis Jumat (15/12) malam.