Kumparan Logo

Kesaksian Kolega Ketua KPPU, Sempat Touring Bersama Sebelum Meninggal

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komisioner KPPU, Kodrat Wibowo. Foto: Dok. KPPU
zoom-in-whitePerbesar
Komisioner KPPU, Kodrat Wibowo. Foto: Dok. KPPU

Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU), Kodrat Wibowo, meninggal dunia Jumat (5/11) siang, setelah mengalami serangan jantung. Salah seorang koleganya, Wakil Ketua KPPU Guntur Saragih, menyebutkan sebelumnya sempat touring bersama.

"Jujur saja kemarin saya masih bertemu di Bandung. Minggu lalu juga baru touring bareng. Tidak ada indikasi beliau tidak sehat," kata Wakil Ketua KPPU Guntur Syahputra Saragih dalam acara penghormatan terakhir terhadap Kodrat Wibowo di Kantor KPPU Jakarta, yang disiarkan secara daring, Jumat (5/11).

Guntur menuturkan, almarhum sempat pingsan sebelum dilarikan ke rumah sakit. Kodrat Wibowo meninggal dunia akibat serangan jantung Jumat siang di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta.

Ia menambahkan satu pelajaran yang bisa dipetik dari almarhum adalah semangatnya yang luar biasa dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya. Menurut Guntur, semangat itu harus terus digelorakan oleh semua insan di lembaga tersebut.

Gedung KPPU RI Foto: Abdul Latif/kumparan

"Selamat jalan, Kang. Semoga diterima di sisi Allah dan ditempatkan di tempat terbaik. Semoga kepergian Kang Kodrat tetap membawa KPPU tetap semangat walau kami tetap merasa kehilangan," kata Guntur.

KPPU pun menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga. Rencananya almarhum akan dibawa ke rumah duka di Komplek Taman Yasmin, Bogor, untuk kemudian dikebumikan di TPU Blender Kebon Pedes, Bogor.

Kodrat Wibowo bergabung menjadi Komisioner KPPU pada tahun 2018, dan terpilih menjadi Ketua KPPU periode 2020-2023.

Sebelum bergabung di KPPU, Kodrat pernah beberapa kali memegang jabatan penting seperti menjadi Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Wening Kota Bandung, Wakil Ketua Komite Audit Majelis Wali Amanah Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Wakil Direktur Lembaga Pengkajian Independen Kebijakan Publik (LPIKP).

Kodrat hingga akhir hayatnya sebelum meninggal, masih aktif menjadi akademisi dan Peneliti Senior di Center for Economics and Development Studies (CEDS) FEB Unpad.