Kumparan Logo

Ketegangan AS–China Tekan Harga Minyak, Komoditas Batu Bara dan CPO Ikut Melemah

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kilang minyak di tengah laut. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kilang minyak di tengah laut. Foto: Shutterstock

Harga minyak mentah Brent dan AS turun lebih dari USD 2 per barel, atau lebih dari 3 persen, pada hari Jumat karena ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif lebih tinggi pada China membayangi prospek permintaan di pasar yang dianggap kelebihan pasokan.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka ditutup pada USD 62,73 per barel, turun USD 2,49, atau 3,82 persen, terendah sejak 7 Mei.

Minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup pada USD 58,90 per barel, turun USD 2,61, atau 4,24 persen, terendah sejak awal Mei.

Batu Bara

Harga batu bara juga menurun pada penutupan perdagangan Jumat. Berdasarkan situs Ice Newscastle, harga batu bara kontrak November turun 0,5 persen dan berada di posisi USD 106,20 per ton.

instagram embed

CPO

Adapun harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) anjlok pada penutupan perdagangan Jumat. Berdasarkan tradingeconomics, harga CPO turun 1,04 persen menjadi MYR 4.546 per ton.

Nikel

Harga nikel terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Jumat. Harga nikel berdasarkan situs London Metal Exchange (LME) turun 1,37 persen menjadi USD 15.280 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah juga mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Jumat. Harga timah berdasarkan situs LME turun 2,39 persen dan menetap di USD 36.173 per ton.