Kinerja Rumah Sakit Siloam Moncer Saat Pandemi, Dorong Pendapatan Lippo Karawaci

14 Desember 2020 18:51 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio (kiri) berbincang dengan petugas saat meninjau Rumah Sakit BIMC Siloam, Nusa Dua, Badung, Bali. Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio (kiri) berbincang dengan petugas saat meninjau Rumah Sakit BIMC Siloam, Nusa Dua, Badung, Bali. Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
ADVERTISEMENT
Pandemi COVID-19 membuat kinerja PT Siloam International Hospital Tbk naik tajam. CEO PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) John Riady mengatakan, kinerja Rumah Sakit Siloam yang naik membuat pendapatan berulang (recurring income) LPKR juga ikut terkerek.
ADVERTISEMENT
“Yang pertama dan terbesar adalah kesehatan yaitu Siloam. Dalam 5-6 tahun terakhir Siloam menunjukkan pertumbuhan yang sangat sehat kira-kira di atas 12 persen,” ujar John dalam Paparan Publik Virtual Lippo Karawaci, Senin (14/12).
CEO PT Lippo Karawaci Tbk, John Riady (kiri). Foto: Twitter @johnriady
Meski demikian, John tidak menampik pada awal-awal pandemi COVID-19, RS Siloam juga cukup terdampak sehingga kinerjanya negatif. Namun kinerja RS Siloam perlahan rebound dan bisa pulih kembali di kuartal III 2020.
“Pasien sudah mulai nyaman kembali berobat ke Siloam, dokter pun kembali dengan tetap menjaga protokol COVID-19 dan sesuai standar WHO. Dengan demikian usaha siloam pulih kembali,” ujarnya. John pun cukup realistis dengan capaian tahun ini. Sehingga pihaknya berharap pencapaian Siloam tahun ini paling tidak bisa setara dengan realisasi tahun 2019.
ADVERTISEMENT
Di sisi lain, John menyatakan pihaknya juga turut bangga sebab dalam kurun waktu 9-10 bulan terakhir, Siloam juga turut ambil bagian dan berkontribusi di dalam effort pemerintah untuk menanggulangi COVID-19.
“Di kuartal II dan III cukup banyak test COVID yang dilakukan Siloam. Harapan kami Siloam dapat terus mendukung effort pemerintah untuk menanggulangi wabah COVID-19 yang berkepanjangan,” tandasnya.