Kiriman Paket Terlambat, SiCepat Bantah Ada Mogok Kerja
·waktu baca 2 menit

Perusahaan ekspedisi SiCepat tengah jadi bulan-bulanan netizen di Twitter. Mereka mengeluh paket kiriman belanja online terlambat berhari-hari. Beberapa akun di Twitter menyinggung soal kabar PHK atau mogok kerja karyawan SiCepat.
Pantauan kumparan, Senin (12/12), salah satu protes datang dari akun @putrikomariah05 yang barangnya tak juga sampai padahal sudah dikirim sejak 28 November 2022.
Keluhan juga datang dari penjual toko. Akun @ddastay bilang paket barang untuk pembelinya justru hilang dalam ekspedisi SiCepat.
Terkait hal ini, Manager Corporate Communication SiCepat, Rangga Andriana menepisnya. Dia membantah ada aksi mogok kerja.
“Tidak benar ada mogok kerja,” kata Rangga kepada kumparan, Senin (12/12).
Rangga menjelaskan banyaknya paket yang belum diantar dikarenakan Hari Belanja Nasional (Harbolnas) hari ini alias 12.12, sehingga jumlah pemesanan membeludak.
Padahal keluhan dari netizen terjadi, bukan hanya saat Harbolnas 12.12. Tapi, sejak beberapa hari lalu, bahkan akhir November.
“Kondisi paket memang sedang banyak karena harbolnas 12.12 tapi kita tetap mengantarkan sesuai dengan SLA (Service Level Agreement) dari e-commerce,” tutur Rangga.
Menurut Rangga, menumpuknya paket ketika Harbolnas sudah sewajarnya terjadi. Namun, dia menegaskan meskipun paket menumpuk di gerai, SiCepat berkomitmen paket akan segera diantarkan.
“Jadi kalau di gerai menumpuk itu wajar, tapi tetap kita antar sesuai SLA dari marketplace,” katanya.
