KKP Beri 57 Unit Kapal dan Alat Tangkap Ikan untuk Nelayan Gorontalo

Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan 57 unit kapal dan alat tangkap ikan ramah lingkungan untuk para nelayan di pesisir perairan Teluk Tomini, Kabupaten Bone Bolang, Provinsi Gorontalo, Jumat (19/1).
Dirjen Perikanan Tangkap, Sjarief Widjaja, kapal yang diberikan kepada nelayan tersebut tersebut berasal dari tahun anggaran 2016 dan 2017. Dia berharap kapal tersebut bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh para nelayan.
"Ini kita serahkan secara kepada nelayan Gorontalo yang merupakan kapal bantuan tahun anggaran 2016 sejumlah 23 unit dan tahun anggaran 2017, 34 unit. Jadi total ada 57 unit kapal," kata Sjarief di depan para nelayan, Inengo, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Sjarief menegaskan jika program bantuan yang dilakukan kementeriannya merupakan penjabaran dari 3 strategi yang diusung Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
"Menteri menyiapkan 3 strategi, yaitu kedaulatan, keberlanjutan dan kesejahteraan. Semua untuk para nelayan kita," jelasnya.
Menurut dia, dengan adanya bantuan yang diberikan dapat memaksimalkan kerja para nelayan untuk memanfaatkan sumber daya alam. Sebab, jumlah konsumsi ikan di Indonesia cukup besar, sehingga tanpa kerja para nelayan kebutuhan ikan tidak akan terpenuhi.
"Tanpa jerih payah keringat bapak-ibu, kita semua enggak mungkin makan ikan. Konsumsi ikan jauh lebih besar dibandingkan dengan konsumsi daging," jelasnya.
Selain bantuan kapal, dalam kesempatan itu juga kementerian memberikan bantuan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan. Artinya, tidak akan ada lagi lingkungan bawah laut yang rusak karena alat penangkapan ikan yang ilegal.
"Bantuan armada penangkapan ikan ini dilengkapi juga dengan bantuan alat penangkapan ikan ramah lingkungan mencapai 51 paket berupa gillnet permukaan, gillnet pertengahan, handline, dan rawai dasar 1000 mata pancing," katanya.
Sebelumnya, dalam acara pemberian bantuan tersebut juga turut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie Bupati Bone Bolango Hamim Pou, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Roem Kono dan sejumlah pejabat terkait.
