Kumparan Logo

KKP Prediksi Produksi Ikan Naik Selama Puasa, Harga Terpantau Masih Stabil

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Proses pengangkutan hasil tangkapan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (18/2/2022). Foto: Arnas Padda/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Proses pengangkutan hasil tangkapan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (18/2/2022). Foto: Arnas Padda/ANTARA FOTO

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkirakan produksi ikan meningkat selama bulan puasa, baik dari perikanan tangkap maupun budidaya. Dengan adanya lonjakan ini, KKP menjamin stok ikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Lebaran, bahkan jika terjadi lonjakan permintaan menyusul.

Perkiraan peningkatan volume produksi ini menyusul tingginya penerbitan izin perikanan tangkap selama Januari hingga Maret 2022. Penerbitan izin meningkat 70 persen dibanding periode serupa tahun sebelumnya, yakni sebesar 2.383 izin.

“Tahun ini diperkirakan yang mudik lebih besar dari tahun sebelumnya. Sekarang pelaku perikanan tangkap lebih bergairah ditandai dengan meningkatnya izin yang terbit, baik izin berusaha penangkapan maupun Surat Persetujuan Berlayar (SPB),” ujar Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Muhammad Zaini Hanafi dalam Konferensi Pers di Media Center KKP, Jakarta Pusat, Senin (4/4).

Dengan banyaknya kapal yang aktif melaut saat ini, menurut Zaini, hal ini akan identik dengan peningkatan produksi. Peningkatan produksi inilah yang dimanfaatkan untuk mengantisipasi kemeriahan lebaran tahun ini.

Peningkatan produksi juga terjadi di subsektor perikanan budidaya. Berdasarkan estimasi KKP, panen ikan budidaya secara nasional dari Januari hingga April mencapai 1,5 juta ton yang berlangsung di Pulau Sumatera, hingga Pulau Maluku-Papua.

“Dengan hasil panen itu tentunya akan menambah stok ikan nasional selain dari perikanan tangkap, untuk kebutuhan Ramadhan dan Lebaran tahun ini,” kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Tb Haeru Rahayu yang turut hadir.

Mengutip data KKP, komoditas perikanan budidaya memenuhi 30 sampai 50 persen kebutuhan ikan di tengah masyarakat. Sebagai contoh, share pemenuhan ikan budidaya di Pulau Sumatera mencapai 46,1 persen dengan komoditas utama lele, mas, nila, udang, vaname, dan patin.

Untuk menjamin pasokan ikan aman untuk memenuhi kebutuhan Ramadhan dan Lebaran, pihaknya bahkan telah melakukan pengecekan ke sejumlah cold storage yang dikelola pemerintah maupun swasta.

Sementara itu, kegiatan pengiriman domestik maupun ekspor produk perikanan selama puasa dan lebaran dipastikan tetap berjalan. KKP melalui Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) rutin melakukan survei di pasar-pasar perikanan untuk memastikan ikan yang beredar di tengah masyarakat aman untuk dikonsumsi.

“Biasanya menjelang lebaran gini ada Satgas bersama teman-teman di bandara dan pelabuhan untuk memastikan lalu lintas produk perikanan dari satu tempat ke tempat lain lancar. Sehingga kebutuhan ikan sebagai bahan pangan tersedia setiap saat,” pungkas Plt. Kepala BKIPM KKP Hari Maryadi.

Harga Ikan di Bulan Puasa hingga Lebaran

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) gelar Konferensi Pers bertema Kesiapan Sektor Kelautan dan Perikanan Hadapi Ramadan (4/4/2022). Foto: KKP

KKP mengantisipasi harga komoditas ikan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Haeru Rahayu memprediksi harga ikan meningkat berkisar 5-10 persen saat seminggu sebelum puasa dan seminggu setelah lebaran.

“Kalau ada perbedaan harga, fluktuasi relatif masih dalam batas wajar,” ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Artati WIdiarti mengatakan harga ikan di tingkat CS PT. Perindo relatif stabil menjelang puasa, yaitu Ikan Baby Tuna sebesar Rp 13.500 per kg, Ikan cakalang sebesar Rp 13.500 per kg, dan ikan layang sebesar Rp 14.000 per kg.

“Biasanya permintaan H+7 lebaran meningkat untuk keperluan hotel, restoran, kafe (horeka) dan oleh-oleh,” katanya.

Di luar tiga komoditas ikan sebelumnya, Haeru merincikan masing-masing harga ikan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri sebagai berikut:

Ikan gurame: Rp 41.000 per kg

Ikan nila: Rp 29.000 per kg

Ikan lele: Rp 23.000 per kg

Ikan patin: Rp 24.000 per kg

Udang isi 60-70 ekor: Rp 90.000 per kg

Ikan kakap: Rp 43.000 per kg

Ikan bandeng: Rp 24.000 per kg

Ikan mas: Rp 33.000 per kg