KKP Targetkan Produksi Perikanan Tangkap di 2020 Capai 8,02 Juta Ton

20 November 2019 16:32
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kegiatan perikanan budidaya air tawar dan di pesisir menjadi salah satu andalan produksi perikanan nasional. Foto: Dok. KKP
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan perikanan budidaya air tawar dan di pesisir menjadi salah satu andalan produksi perikanan nasional. Foto: Dok. KKP
ADVERTISEMENT
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah menyusun sejumlah rencana terkait target di tahun 2020. Salah satunya perikanan tangkap.
ADVERTISEMENT
Di tahun depan, produksi perikanan tangkap ditarget mencapai 8,02 juta ton. Target ini tercatat menurun dibanding 2019, yakni sebesar 8,4 juta ton.
“Perhitungan target produksi tersebut bersumber dari 7,3 juta ton produksi perikanan darat dan 636 ribu laut. Tren pencapaian di 2015-2018 itu rata-rata 2,8 persen per tahun,” kata Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Zulficar Mochtar saat ditemui di Komisi IV DPR RI, Jakarta, Rabu (20/11).
Kegiatan perikanan budidaya air tawar dan di pesisir menjadi salah satu andalan produksi perikanan nasional. Foto: Dok. KKP
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan perikanan budidaya air tawar dan di pesisir menjadi salah satu andalan produksi perikanan nasional. Foto: Dok. KKP
Meski tercatat menurun, Zulficar mengaku optimistis bisa mencapainya. Hal ini didukung dari bantuan kapal perikanan tangkap sekitar 3.556 unit, juga optimasi di berbagai pelabuhan perikanan.
Berdasarkan data Ditjen Perikanan Tangkap, produksi perikanan tangkap mengalami peningkatan dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. Pada 2015, produksi perikanan tangkap mencapai 6,67 juta ton. Pada 2018, produksinya melonjak menjadi 7,3 juta ton.
ADVERTISEMENT
Hingga kuartal III 2019, produksi perikanan tangkap mencapai 5,5 juta ton, terdiri dari produksi laut 5,1 juta ton dan produksi perairan umum 397 ribu ton. Jumlah ini meningkat 17 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2018 sebesar 4,9 juta ton.
Peningkatan produksi tersebut otomatis menaikkan nilai produksi. Jika pada 2015 nilai produksi perikanan tangkap mencapai Rp 120,6 triliun, pada 2018 mencapai Rp 210,7 triliun atau rata-rata meningkat 23,20 persen per tahun.