Kumparan Logo

KNEKS: Indeks Literasi Ekonomi Syariah RI Naik Jadi 23 Persen di 2022

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pembiayaan syariah. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pembiayaan syariah. Foto: Shutterstock

Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Sutan Emir Hidayat mencatat, indeks literasi ekonomi syariah Indonesia di tahun 2022 mencapai 23,3 persen. Angka tersebut naik dari 2021 yang hanya sebesar 20,1 persen.

“Salah satunya karena rahmat Allah melalui rangkaian pagelaran ISEF (Indonesia Syariah Economic Forum) 2022 yang meningkatkan literasi masyarakat,” kata Emir dalam Taklimat Media ISEF 2022 di JCC Senayan, Kamis (6/10).

Sementara itu, Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia (BI) Arief Hartawan menyebut, saat ini pemerintah baru menghitung kontribusi ekonomi syariah di empat sektor unggulan yakni makanan, fashion, pariwisata, dan pertanian terhadap ekonomi nasional. Kontribusi keempat sektor tersebut kepada perekonomian nasional mencapai sekitar 25 hingga 26 persen pada kuartal II 2022.

Dia melanjutkan, saat ini pemerintah ingin agar bisa memanfaatkan pasar ekonomi syariah di luar negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap produk syariah dari luar negeri.

“Kita ingin ubah posisi kita dari market dan penonton menjadi pemain, dari konsumen menjadi produsen. Ini tidak bisa dilakukan dalam satu malam tapi diperlukan strategi dan tahapan sehingga kita mengusung penguatan global halal hub tadi,” tandasnya.