Bisnis
·
14 Juni 2021 17:42
·
waktu baca 2 menit

Komisi VIII DPR Minta BAZNAS Gencar Sosialisasi soal Zakat

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Komisi VIII DPR Minta BAZNAS Gencar Sosialisasi soal Zakat (449804)
searchPerbesar
Tempe Cokelat Salma Food Binaan BAZNAS. Foto: BAZNAS
Komisi VIII DPR menilai kehadiran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) masih terasa eksklusif dan belum membumi bagi masyarakat. Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi Golkar, Endang Maria Astuti, mengatakan selama ini masih ada masyarakat yang tidak mengetahui ada lembaga bernama BAZNAS yang bertugas sebagai koordinator zakat nasional.
ADVERTISEMENT
"Mungkin BAZNAS ada di daerah. Tapi mungkin terlalu eksklusif. Jadi masyarakat ngertinya ini eksklusif yang ada di daerah-daerah. Apa sih BAZNAS tugasnya? Ada enggak yang bermanfaat untuk kita? Ini nampaknya juga sama. Sehingga terkesan eksklusif," ujar Endang dalam RDP BAZNAS dengan Komisi VIII DPR RI, Senin (14/6).
Senada, Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi PAN, Muhamad Rizal, mengatakan sejatinya banyak umat yang tergerak untuk menyalurkan zakat, tapi mereka tidak tahu harus membayarkan ke mana.
Padahal menurut Rizal, BAZNAS saat ini memegang peran penting untuk menghimpun dana dari umat. Sayangnya menurut Rizal, sosialisasi BAZNAS masih kurang memasyarakat.
"Nah ini berdasarkan pengalaman yang ada, ada orang yang mau patuh membayar zakat tapi enggak bisa menyalurkan ke mana. Setelah saya lihat BAZNAS sosialisasinya belum begitu memasyarakat," katanya.
ADVERTISEMENT
Rizal mengusulkan agar BAZNAS bisa disosialisasikan mulai dari pusat hingga ke daerah, bahkan sampai tingkat kecamatan. Sebab, menurut Rizal, kurangnya pamor BAZNAS membuat masyarakat selama ini berinisiatif menyalurkan zakat mereka kepada anak yatim piatu.
Komisi VIII DPR Minta BAZNAS Gencar Sosialisasi soal Zakat (449805)
searchPerbesar
Pimpinan BAZNAS, Saidah Sakwan, mendistribusikan Hidangan Berkah Ramadhan untuk mustahik. Foto: BAZNAS
"Ini terjadi di mana-mana. Perlunya supaya ada sosialisasi yang masif. Bukan hanya provinsi atau kabupaten tapi hingga kecamatan harus dilakukan," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Noor Achmad mengakui bahwa BAZNAS belum tenar di kalangan masyarakat.
Namun Noor memastikan bahwa pihaknya kini tengah melakukan sosialisasi yang masif ke masyarakat. Tujuannya untuk mendekatkan BAZNAS kepada umat sehingga penghimpunan dana bisa tumbuh positif ke depannya.
"Memang kadang kala di daerah enggak begitu kenal dengan BAZNAS. Seakan-akan masih eksklusif. Tapi kami sedang melakukan sosialisasi yang masif dari pusat ke daerah sehingga kita benar-benar dikenal sebagai pengelola zakat nasional. Nanti akan kelihatan sekali penguatan kelembagaan yang kami lakukan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT