Komitmen MMS Perluas Edukasi K3 ke Seluruh Lapisan Masyarakat

Sektor industri menuntut setiap karyawan untuk berpikir kritis terhadap manajemen kerja yang aman, memahami risiko, serta memedulikan keselamatan. Karena itulah, edukasi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) perlu dikenalkan sejak dini kepada seluruh lapisan masyarakat.
Melihat kebutuhan tersebut, Mutiara Mutu Sertifikasi (MMS) turut mengambil peran dalam memperluas akses edukasi K3. Sebagai PJK3, MMS telah meluluskan lebih dari 30 ribu alumni melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi. Mulai dari Sertifikasi BNSP, Sertifikasi KEMNAKER RI, hingga sertifikasi internal perusahaan untuk pengembangan kompetensi.
Ragam Program Unggulan MMS
Sebagai bukti nyata mendukung edukasi K3 di Indonesia, MMS menjalankan serangkaian program agar edukasi K3 semakin masif. Program-program tersebut yaitu:
1. MMS FLP
Di tengah keterbatasan akses pelatihan formal, masyarakat membutuhkan ruang belajar K3 yang mudah dijangkau. Karena itu, MMS Future Leaders Program (FLP) menjadi wadah edukasi gratis bagi pemula yang ingin mengembangkan skill K3 tapi terkendala biaya, maupun pekerja yang ingin memperdalam K3 di berbagai industri seperti pertambangan, migas, dan sektor lainnya.
Sejak berjalan pada 2021, FLP konsisten diselenggarakan setiap dua bulan sekali melalui siaran langsung YouTube. Kini, lebih dari 25 ribu peserta telah memperoleh e-certificate setelah lulus evaluasi materi sesuai standar program.
2. MMS Goes to Campus
Tidak berhenti di masyarakat umum, MMS juga membawa edukasi K3 ke kampus melalui MMS Goes to Campus. Lembaga ini menjalin kolaborasi dengan organisasi kemahasiswaan untuk memperkenalkan K3 kepada generasi muda sebelum memasuki dunia kerja.
MMS Goes to Campus pernah diselenggarakan dalam metode online dan offline. Secara online, program ini pernah dilaksanakan bersama Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Negeri Jakarta (UNJ), sementara pelaksanaan offline berlangsung bersama Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).
“Kegiatan ini membantu mahasiswa memahami bahwa K3 bukan hanya teori, tetapi juga bekal penting sebelum masuk ke dunia industri,” ujar perwakilan HMTI UMJ saat mengikuti “Safety Mindset K3 dalam Implementasi Teknologi Produksi dan Manajemen Kualitas di Industri Manufaktur” pada April 2026 lalu.
3. MMS Scholarship
MMS juga memiliki program beasiswa pelatihan K3 sebagai bagian dari komitmen membuka akses pembelajaran yang lebih inklusif. Program ini ditujukan bagi masyarakat yang berminat berkarier di bidang K3, namun terkendala biaya.
4. Mendukung Program Pelatihan Gratis Kemnaker
Pada momentum Bulan K3 Nasional, Kemnaker menghadirkan program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum gratis untuk memperluas akses kompetensi K3 dan mendukung budaya kerja aman, sehat, serta produktif.
Direktur Mutiara Mutu Sertifikasi, Zeany Cahyari Ginting, menyebut, pihaknya sangat antusias dengan program Kemnaker. MMS pun mengambil peran dalam program tersebut.
“Kami sangat antusias mendukung program pelatihan gratis dari Kemnaker ini. Program ini sejalan dengan komitmen kami membuka akses edukasi dan pelatihan K3 yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Zeany.
Diikuti oleh 90 peserta, MMS mengadakan pelatihan tanpa biaya pembinaan dan hanya membayar PNBP sesuai ketentuan Kemnaker.
Melalui FLP, MMS Goes to Campus, MMS Scholarship, hingga keterlibatan dalam program pelatihan gratis Kemnaker, MMS akan terus berupaya membuka akses edukasi K3 yang lebih luas.
Dengan begitu, semakin banyak calon tenaga kerja memiliki kompetensi sekaligus kesadaran keselamatan kerja untuk mendukung kemajuan industri Indonesia.
