Korea Selatan Bakal Bikin Taksi Udara Tanpa Awak di IKN

20 Oktober 2022 11:11 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Wakil Kepala Badan Otorita IKN Donny Rahajoe di Menara BNI, Kamis (20/10/2022). Foto: Narda Margaretha Sinambela/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Kepala Badan Otorita IKN Donny Rahajoe di Menara BNI, Kamis (20/10/2022). Foto: Narda Margaretha Sinambela/kumparan
ADVERTISEMENT
Presiden Joko Widodo mengatakan Korea Selatan (Korsel) sepakat untuk mendukung pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dengan total investasi sebesar USD 6,37 miliar. Investasi itu mencakup pembangunan kota pintar atau smart city.
ADVERTISEMENT
Wakil Kepala Badan Otorita IKN Donny Rahajoe mengungkapkan bahwa kerja sama tersebut akan dilakukan saat Presidensi G20 di Bali pada November mendatang. Adapun rencana Korea Selatan melakukan investasi untuk mengembangkan sektor innovation and research center ASEAN di IKN.
"Nanti di G20 kita ada rencana memorandum of understanding (MoU) mengenai advanced urban air mobility. Mudah-mudahan lancar semua, kita lagi matangkan draft-nya," ujar Donny kepada kumparan di Menara BNI, Kamis (20/10).
Menurut dia, Korea Selatan akan mengembangkan sebuah transportasi di mana dalam hal ini adalah taksi udara yang dikemudikan tanpa awak. Transportasi ini menggunakan bahan bakar yang berasal dari teknologi terbarukan terutama hidrogen.
"Advanced urban air mobility itu taksi udara yang unmanned tanpa awak dengan bahan bakar teknologi baru terbarukan hidrogen," ungkapnya.
Ilustrasi taksi udara di atas bandara Le Bourget, Prancis. Foto: Christian Hartmann/REUTERS
Transportasi udara tanpa awak, sambungnya, dinilai menjadi wahana yang tidak akan merusak lingkungan. Pasalnya, taksi udara ini tidak berada di darat untuk menghubungkan kota-kota mitra dan penyangga dari IKN.
ADVERTISEMENT
Korea Selatan juga sudah menyatakan untuk berpartisipasi membangun apartemen dan area komersial. Meski begitu, masih banyak lagi rencana yang sedang dalam tahap pembicaraan oleh kedua belah pihak.
"Yang lainnya, Korean Land and Housing sudah menyatakan untuk partisipasi membangun apartemen dan area komersial," pungkas Donny.