Kumparan Logo

"Kris" atau "Kyuris", Ini Dia Cara Membaca QRIS dengan Benar

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki membayar pesanan di salah satu booth GoFood Culinary Bazaar makanan menggunakan QRIS GoPay. Foto: Dok. GoFood
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki membayar pesanan di salah satu booth GoFood Culinary Bazaar makanan menggunakan QRIS GoPay. Foto: Dok. GoFood

Akhir-akhir ini, media sosial diramaikan dengan pendapat netizen terkait bagaimana penyebutan Quick Response Code Indonesian Standard alias QRIS.

Lantas, bagaimana penyebutan QRIS yang benar? Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta mengungkapkan QRIS tidak dibaca kyu-ris atau kyu ar ai es atau kwris melainkan dibaca kris.

"Jadi sekali lagi saya mau ngomong, bukan kyuris atau kyu ar ai es atau kwris," kata Fili dalam Talkshow Rangkaian BIRAMA: Meniti Jalan Menuju Rupiah Digital di Kompleks BI, Senin (5/12).

"Jadi yang bener adalah kris!" tegasnya.

Belanja di Malaysia dan Singapura Bisa Pakai QRIS Mulai 2023

Sebelumnya, Fili mengatakan masyarakat Indonesia bisa menggunakan QRIS untuk belanja di Malaysia dan Singapura mulai tahun depan.

Fili menjelaskan, meskipun sudah melakukan perjanjian kerja dengan lima negara, namun proses implementasi memerlukan waktu yang cukup panjang. Kelima negara tersebut adalah Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Indonesia.

"Thailand sudah implementasi, Malaysia lagi piloting, sama Singapura lagi development. Jadi lagi bicara cari model bisnis yang paling cocok," kata Fili.

"Malaysia, Singapura tahun depan diluncurkan, masih on track," imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, dengan adanya konektivitas sistem pembayaran digital di lima negara ASEAN ini, bisa menggenjot penjualan ritel setiap negara. Di Indonesia, khususnya menyasar penjualan UMKM didominasi ibu-ibu.

"Di antara lima negara ASEAN ini, QR masing-masing bisa digunakan untuk transaksi dan ini langsung bisa dengan fast payment, seperti BI Fast (kalau dari Indonesia), real time 24 jam, dengan biaya sangat murah," terangnya.