Kumparan Logo

Kurir Shopee Express Alami Pemangkasan Upah

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kantor pusat baru Shopee di Singapura. Foto: Astrid Rahadiani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kantor pusat baru Shopee di Singapura. Foto: Astrid Rahadiani/kumparan

Shopee ramai diperbincangkan dalam jagat maya lantaran standar pengupahan terhadap para kurir pengantar paket yang mengalami penurunan dari Rp 5.000 menjadi Rp 1.500 per paket.

Informasi ini diungkapkan oleh salah satu akun twitter @arifnovianto_id. “Sejak 5 hari yang lalu, rider Shopee Express di daerah Jabodetabek melakukan mogok kerja. Mereka protes karena upahnya diturunkan dari 5.000 per paket, 3.500 per paket, 2.500 per paket, dan pada awal April menjadi 1.500 per paket,” tulisnya seperti dikutip kumparan, Selasa (20/4).

Menurut Arif, terdapat 1.000 kurir yang mogok dan mayoritas memilih mengundurkan diri. Para kurir Shopee Express sebenarnya adalah mitra, namun dipekerjakan seolah pekerja formal oleh pihak perusahaan.

Kurir dikenakan pola kerja regu waktu (shift) dan memiliki jumlah target pengiriman paket. Dan jauh dari setara. “Masing-masing pihak memiliki keputusan yang sama kuat,” tulis Arif tersebut.

kumparan berupaya mengontak Direktur Pengupahan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Dinar Titus Jogaswitani selama dua hari berturut-turut namun belum ada respons.

Direktur Shopee Indonesia, Handhika Jahja. Foto: Wendiyanto/kumparan

Sementara itu, AVP of Logistics Tokopedia, Edwin Mailoa enggan menjelaskan skema rincian upah bagi mitra kurir. Ia mengatakan saat ini unicorn Indonesia ini bekerja sama dengan 13 mitra seperti AnterAja, Gojek, Grab, Indo Paket, J&T, JNE, Lion Parcel, Ninja Xpress, Pos Indonesia, Rex, SiCepat, Tiki dan Wahana.

“Kami tidak berkomentar atas entitas atau perusahaan lain,” ungkapnya.

“Para mitra logistik tepercaya ini yang secara konsisten memastikan proses logistik, mulai dari awal pembelian hingga pengantaran barang, berjalan dengan cepat, aman dan efisien. Seluruh kebijakan terkait pembayaran kurir diambil oleh mitra logistik kami,” tambahnya.

Sebelumnya, Shopee akhirnya buka suara soal rincian upah kurir mereka yang jadi sorotan publik. Perusahaan menyebut, upah kurir logistik mereka lebih tinggi dari kompetitor e-commerce lain.

Pada akhir pekan kemarin, Shopee menjadi sorotan netizen Twitter karena isu pengiriman lama yang disebabkan oleh demo kurir yang mendapat pemotongan upah per pengiriman. Namun, Executive Director Shopee Indonesia, Handhika Jahja, membantah rumor tersebut dan menyebut bahwa pihaknya telah memberikan upah kurir Shopee Express (SPX) secara kompetitif.

"Dapat kami informasikan bahwa insentif untuk mitra pengemudi SPX sangatlah kompetitif di industri jasa logistik," kata Handhika dalam keterangan resminya kepada kumparan, Selasa (13/4).

"Contohnya, jika seorang mitra pengemudi SPX di wilayah Jabodetabek membawa 80 paket dalam sehari, mereka bisa mendapatkan insentif rata-rata senilai Rp 2.213 untuk setiap paket. Sebagai ilustrasi, rata-rata upah per paket yang ada di pasaran berkisar Rp 1.700 dan Rp 2.000 oleh jasa logistik lainnya," jelas Handhika.