Laba Bersih Pertamina Selama 2016 Rp 41,8 Triliun

PT Pertamina (Persero) menunjukkan kinerja positif sepanjang 2016. Hal itu terlihat dari perolehan laba bersih yang meningkat drastis.
Direktur Gas yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Dirut Pertamina, Yenni Andayani, mengatakan Pertamina berhasil mengantongi laba bersih sebesar 3,15 miliar dolar AS atau sekitar Rp 41,8 triliun (kurs Rp 13.300). Angka tersebut meningkat sekitar 55 persen bila dibandingkan dengan perolehan laba bersih di 2015 sebesar 1,42 miliar dolar AS.
"Untuk kinerja 2016, Alhamdulillah kinerja kami dianggap sangat baik terutama dari sisi finansial," tutur Yenni saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di Gedung Pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (16/3/2017).
Sebenarnya, pendapatan Pertamina di 2016 turun 12 persen. Tercatat pendapatan Pertamina di 2015 sebesar 41,76 miliar dolar AS kemudian turun di 2016 menjadi 36,49 miliar dolar AS.

Namun, menurut Yenni, Pertamina masih bisa mengantongi laba bersih yang besar lantaran melakukan efisiensi dari seluruh sektor. Total efisiensi yang dilakukan dari sisi finansial mencapai 2,67 miliar dolar AS.
"Kami apresiasi karyawan Pertamina kita bisa melakukan penghematan itu. Di samping efisiensi juga kegiatan operasional Pertamina bisa dijalankan dengan baik," imbuhnya.
Tercatat laba operasi Pertamina juga meningkat dari 3,92 miliar dolar AS menjadi 6,19 miliar dolar AS. Sedangkan EBITDA margin tercatat naik dari 12,28 persen menjadi 20,73 persen.
