Layanan Pengisian Gas PGN di Monas Terdampak Demo di Bawaslu

Aksi massa di sekitar kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, sejak Selasa (21/2) hingga hari ini membuat akses jalan di sekitar MH Thamrin ditutup. Hingga saat ini, kendaraan dilarang melintas.
Layanan pengisian gas PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN, yakni Mobil Refueling Unit (MRU) di Lapangan IRTI Monas pun terkena dampak. Akses jalan yang ditutup membuat orang tak bisa mengisi bahan bakar gas (BBG) di sana, meski MRU tetap buka.
"MRU di IRTI Monas dalam keadaan baik dan bisa beroperasi secara normal. Namun akses ke lokasi masih ditutup karena alasan keamanan oleh petugas," kata Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso, kepada kumparan, Kamis (23/5).
MRU yang ada di Monas biasa menjadi tempat pengisian gas bajaj-bajaj di Jakarta. Layanan ini buka dari pukul 06.00 hingga 15.00 WIB.
Tak hanya MRU PGN yang terdampak. Aksi 22 Mei juga membuat 2 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PT Pertamina (Persero) ditutup.
Unit Manager Communication Relations dan CSR Pertamina MOR III Dewi Sri Utami mengatakan, ada dua SPBU yang ditutup sejak Rabu (22/5) hingga hari ini. Kedua SPBU tersebut adalah SPBU 34.11103 di Jalan KS Tubun, Petamburan dan SPBU 34.10203 di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang.
"Sementara operator SPBU tetap berada di lokasi (standby) apabila sewaktu-waktu akses jalan sudah dibuka kembali," kata Dewi dalam keterangan tertulis.
Meski begitu, Dewi memastikan stok BBM dan LPG di 2 SPBU tersebut masih mencukupi. Bagi masyarakat yang ingin mencari BBM dan LPG, bisa mencarinya dj SPBU yang berada di sekitar Tanah Abang tapi tetap buka.
Kata dia, stok di SPBU lain yang berada di sekitar wilayah tersebut masih mencukupi dan dapat menjadi alternatif masyarakat untuk memenuhi kebutuhan BBM. Seperti di sekitar Tanah Abang, masyarakat bisa membeli BBM di SPBU COCO 31.10202 di Jalan Abdul Muis, SPBU 31.10304 di Jalan Theresia, dan SPBU 34.10205 di Cideng.
"Sementara di wilayah Petamburan bisa membeli BBM di SPBU 34.11405 di Palmerah dan SPBU COCO 31.11401 di Jalan S Parman," kata dia.
