Kumparan Logo

Lembaga Keuangan Internasional Mulai Tak Mau Beri Pinjaman ke Bisnis Batu Bara

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sebuah kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan. Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
zoom-in-whitePerbesar
Sebuah kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan. Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Kementerian Investasi memastikan mendukung penggunaan Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi, Nurul Ikhwan, menganggap banyak negara saat ini memprioritaskan pemanfaatan EBT.

Nurul mengatakan dari segi pemberian pinjaman juga sudah mulai ada yang lebih mengedepankan ke energi terbarukan.

“Kita juga tahu bahwa pinjaman-pinjaman dari lembaga keuangan internasional juga sudah mulai menghilangkan porsi pemberian pinjaman untuk pembangkit listrik yang berbasis dari batu bara,” kata Nurul saat acara Indonesia Solar Summit 2022, Selasa (19/4).

Nurul menganggap kondisi tersebut membuat sudah terbentuk ekosistem dari investasi dan bisnis global yang mengarah ke energi terbarukan. Untuk itu, Indonesia harus terus mendorong penggunaan energi tersebut.

“Semuanya mengarah kepada hal yang sama (EBT) sehingga kita tidak ada cara lain selain dari membangun Indonesia dengan energi yang bersih,” ujar Nurul.

Nurul menjelaskan sebenarnya Indonesia juga serius mengembangkan EBT. Menurutnya, hal tersebut bisa dilihat dari Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik Nasional (RUPTL) di 2021-2030 yaitu PT PLN akan meningkatkan peran pembangkit EBT dari 29,6 persen menjadi 51,6 persen di 2030.

Nurul mengungkapkan alasan penggunaan EBT juga karena berdampak positif ke masyarakat. Ia menuturkan berdasarkan data dari Ochs & Gioutsos EBT dapat menciptakan peluang kerja 4 sampai 5 kali lipat lebih banyak dibandingkan energi konvensional.

“Industri bahan bakar fosil menciptakan 5,3 pekerjaan per USD 1 juta. Sedangkan energi terbarukan menciptakan 16,7 pekerjaan per USD 1 juta,” tutur Nurul.

*****

Ikuti giveaway kumparanBISNIS dan dapatkan hadiah saldo digital total Rp 1,5 Juta, klik di sini. Kegiatan giveaway ini terbatas waktunya, ayo segera gabung!