Kumparan Logo

Libur Nasional Sepekan, China Prediksi Rata-rata 300 Juta Perjalanan per Hari

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah penumpang menunggu kedatangan kereta cepat di Stasiun kereta Shanghai Hongqiao, China, Jumat (24/1/2025). Foto: Go Nakamura/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah penumpang menunggu kedatangan kereta cepat di Stasiun kereta Shanghai Hongqiao, China, Jumat (24/1/2025). Foto: Go Nakamura/REUTERS

China diprediksi mencatat lonjakan mobilitas saat libur nasional selama sepekan pada 1-7 Oktober 2026. Kementerian Transportasi China memperkirakan terdapat sekitar 2,13 miliar perjalanan lintas wilayah akan terjadi selama periode tersebut, atau rata-rata lebih dari 300 juta perjalanan setiap hari.

Mengutip China Daily pada Sabtu (3/10), puncak perjalanan hari libur terjadi pada Kamis (1/10), dengan sekitar 340 juta perjalanan atau hampir dua kali lipat dibandingkan rata-rata perjalanan harian.

Lonjakan mobilitas juga terjadi pada sektor kereta api. China State Railway Group memperkirakan sekitar 284 juta perjalanan penumpang dilakukan melalui kereta api selama periode angkutan libur yang berlangsung 16 hari, yakni 23 September hingga 8 Oktober.

Pada periode tersebut, rata-rata sekitar 13.000 kereta penumpang dijadwalkan beroperasi setiap hari. Sementara, pada 1 Oktober 2026 sistem perkeretaapian nasional China diperkirakan melayani 24,8 juta penumpang dengan tambahan 2.324 perjalanan kereta.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, operator kereta menambah sekitar 700 layanan kereta cepat malam di sejumlah jalur utama, termasuk rute Beijing-Guangzhou, Beijing-Shanghai, dan Beijing-Harbin.

Sejumlah stasiun besar, seperti Wuhan di Provinsi Hubei dan Nanchang di Provinsi Jiangxi, juga menerapkan operasional selama 24 jam.

Selain kereta api, jumlah penumpang pesawat juga diperkirakan meningkat selama periode libur National Day.

Wisatawan mengantre untuk naik kereta mereka di stasiun kereta Shanghai Hongqiao, selama kesibukan perjalanan Festival Musim Semi menjelang Tahun Baru Imlek, di Shanghai, China, Rabu (7/2/2024). Foto: Nicoco Chan/REUTERS

Administrasi Penerbangan Sipil China memperkirakan sektor penerbangan akan melayani 31,19 juta penumpang pada 25 September hingga 7 Oktober. Jumlah tersebut setara dengan rata-rata 2,4 juta penumpang per hari atau naik 3,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Jumlah penumpang dalam satu hari diperkirakan menembus 2,6 juta perjalanan, melampaui angka pada periode yang sama tahun lalu.

Di pasar domestik, lalu lintas penumpang udara di kota-kota besar masih tinggi. Sementara itu, penerbangan menuju sejumlah kota wisata juga mengalami pertumbuhan yang cepat.

Untuk penerbangan internasional, pemesanan tiket selama periode libur meningkat 22,5 persen secara tahunan. Volume penerbangan menuju Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Laos meningkat sekitar 20 persen. Sementara itu, penerbangan jarak jauh menuju Inggris, Jerman, dan Spanyol naik sekitar 15 persen.

Perjalanan melalui jalur darat, terutama menggunakan kendaraan pribadi, diperkirakan menyumbang lebih dari 90 persen dari seluruh perjalanan selama hari libur nasional.

Wakil Menteri Transportasi China Li Yang mengatakan lalu lintas kendaraan di jalan tol pada hari pertama libur diperkirakan mencapai 71 juta perjalanan kendaraan. Angka tersebut hampir 1,9 kali lipat dibandingkan rata-rata harian pada Agustus yang berada di sekitar 37 juta kendaraan.

Untuk mengantisipasi kemacetan di lokasi wisata dan sejumlah ruas jalan utama, Kementerian Transportasi China telah menyiapkan sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memantau jaringan jalan. Sistem tersebut memanfaatkan data historis dan perkiraan lalu lintas untuk mengidentifikasi ruas jalan yang berpotensi mengalami kemacetan parah.