Kumparan Logo

Listyo Sigit: Polri Jaga Kambitmas, Investasi & Pembangunan Tanpa Gangguan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolri Jenderal Listyo Sigit hadiri HUT ke-77 Bhayangkara di GBK Senayan, Jakarta, Sabtu (1/7/2023). Foto: Thomas Bosco/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit hadiri HUT ke-77 Bhayangkara di GBK Senayan, Jakarta, Sabtu (1/7/2023). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan ketertiban masyarakat terus dijaga Polri. Stabilitas ini, kata dia, membuat arus investasi tetap lancar dan proses pembangunan nasional tidak mengalami hambatan berarti.

Hal ini dinilai Listyo dapat mengurangi kerentanan Indonesia terhadap guncangan perekonomian global, seperti pandemi COVID-19.

Presiden Jokowi berjabat tangan dengan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri Rapim TNI-Polri 2023 di The Sultan Hotel, Jakarta, Rabu (8/2/2023). Foto: Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden

“Polri menjaga stabilitas kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) sehingga investasi dan proses pembangunan bisa berjalan tanpa gangguan berarti,” kata Listyo pada HUT Bhayangkara ke-77 di Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu (1/7).

Langkah Polri untuk menjaga kamtibmas antara lain menjaga pasar dalam negeri dari impor ilegal dan menjaga ketersediaan bahan pokok melalui satgas pangan dan Bhayangkara Pembina Kamtibmas (Bhabinkamtibmas).

Polri juga mendukung program pemerintah untuk mengedepankan penggunaan produk lokal, dengan mengalokasikan lebih dari separuh total anggaran belanja Polri untuk barang-barang dalam negeri tahun ini sebanyak 62,96 persen dari total anggaran belanja Polri.

"Dengan katalog Polri yang memiliki lebih dari 28 ribu produk dari 816 penyedia. Diharapkan anggaran belanja Polri ikut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi dalam negeri,” katanya.

embed from external kumparan