Kumparan Logo

Live Now To The Point: Kunci UMKM Bertahan di Masa Pandemi

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
video youtube embed

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Kontribusi sektor ini terhadap PDB Indonesia mencapai 60,34 persen.

Pandemi COVID-19 yang melanda sejak awal 2020 berdampak pada pelaku UMKM. Pembatasan mobilitas membuat sejumlah pelaku UMKM gulung tikar. Menurut prediksi, jumlahnya mencapai 47 persen.

Adaptasi dan pemanfaatan saluran digital menjadi salah satu kunci agar UMKM bertahan. Buktinya, berdasarkan catatan Kementerian Koperasi dan UKM, transaksi melalui platform e-commerce naik hingga 26 persen atau 3,1 juta transaksi per harinya.

Lantas, setelah hampir dua tahun pandemi COVID-19 berlangsung, bagaimana pengaruhnya ke sektor UMKM? Apakah benar banyak yang gulung tikar?

kumparan akan membahasnya lebih lanjut dengan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki dalam program "To The Point: Kunci UMKM Bertahan di Masa Pandemi" pada Rabu (11/8) pukul 11.00 WIB.

Untuk memudahkan Anda menyaksikan live streaming To The Point, kamu bisa menyimpan artikel dengan bookmark story ini di smartphone atau laptop. Tandai juga agenda ini pada kalender Anda melalui Google Calendar atau iCal.

Kunci UMKM Bertahan di Masa Pandemi. Foto: kumparan