Lonjakan Kasus COVID-19 Buat Pasar Sepi, Omzet Pedagang Turun 60 Persen
·waktu baca 1 menit

Pedagang pasar mulai terdampak dengan adanya lonjakan kasus pandemi COVID-19. Masyarakat saat ini sudah mengurangi aktivitasnya berbelanja di pasar.
Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Abdullah Mansuri, mengungkapkan berkurangnya kunjungan masyarakat ke pasar membuat omzet pedagang turun sampai 60 persen.
“Untuk pembeli memang semakin hari memang semakin berkurang, walaupun begitu ini Sabtu dan Minggu relatif lumayan, tapi tidak sesuai hari-hari biasa,” kata Mansuri saat dihubungi, Minggu (10/6).
“Ada penurunan cukup drastis di omzet 60 persen dan itu bisa kita lihat ada penurunan. Jadi daya beli masyarakat belum pulih dalam kondisi ini,” tambahnya.
Meski pembeli menurun, Mansuri memastikan pihaknya tetap menjalankan protokol kesehatan. Sebab, langkah tersebut bisa membuat masyarakat tidak khawatir terpapar COVID-19 saat belanja di pasar.
“Tetap menjalankan prokes sesuai dengan kemampuan. Ini yang bisa kami lakukan. Tahapan-tahapan terus kami jalani ya karena pembelinya nggak banyak relatif lebih mudah menjalankan prokes,” ujar Mansuri.
Mansuri mengharapkan pemerintah tetap memperhatikan nasib para pedagang pasar. Penyebaran COVID-19 diharapkan bisa diatasi dengan baik.
“Mungkin fasilitas-fasilitas kebersihan dan tempat cuci tangan, sabun, itu yang harus diperkuat Pemda. Itu yang kami minta,” tutur Mansuri.
