Kumparan Logo

LPEM FEB UI Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 3,9 Persen di Kuartal III 2021

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi tumbuh 3,9 persen di kuartal III 2021. Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi tumbuh 3,9 persen di kuartal III 2021. Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III 2021 akan bergerak di level antara 3,9 persen hingga 4,3 persen.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia diramal akan melambat pada kuartal III 2021, setelah berhasil tumbuh 7,07 persen di kuartal II 2021. Penyebabnya karena lonjakan kasus COVID-19 varian delta yang terjadi pertengahan tahun 2021.

"Untuk kuartal III kita mengestimasi, PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia ini akan berada di range 3,9 persen sampai 4,3 persen atau middle point-nya itu 4,1 persen. Di mana memang ini didorong munculnya varian delta," ujar Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI, Teuku Riefky, dalam webinar Indonesia Economic Outlook 2022, Selasa (2/11).

Dia mengatakan, pembatasan yang dilakukan di pertengahan tahun akibat varian delta cukup berdampak pada perekonomian Indonesia. Menurutnya, pertumbuhan yang cukup tinggi di kuartal II 2021 sulit terulang di kuartal III. Pada Juli-September 2021, pemerintah menerapkan PPKM Darurat hingga level 4 karena kasus corona naik.

Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi di 2021 juga belum akan mencapai angka sebelum pandemi. Dia memprediksi pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun ada di angka 3,7 persen hingga 3,9 persen.

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

"Paling tidak di 2021 kita masih belum kembali ke level pra-pandemi yaitu 5 persen, tren jangka panjang pertumbuhan ekonomi Indonesia," tuturnya.

Menurut ramalannya, ekonomi Indonesia akan bangkit ke angka sebelum pandemi di 2022. Dengan prediksi pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun depan mencapai 5,1 persen hingga 5,4 persen.

"Momentumnya Indonesia baru bisa kembali long term trajectory group itu di 2022 yaitu bisa tumbuh sampai 5,1-5,4 persen. Tapi memang ini desclaimer paling besarnya adalah kita enggak tahu nanti mutasi COVID-19 seperti apa," jelasnya.