LRT Jabodebek Kembali Gangguan, Penumpang Dievakuasi

1 September 2023 16:05 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Warga menaiki moda transportasi Light Rail Transit (LRT) Jakarta Bogor Depok Bekasi (Jabodebek), Senin (28/8/2023) sore.
 Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Warga menaiki moda transportasi Light Rail Transit (LRT) Jakarta Bogor Depok Bekasi (Jabodebek), Senin (28/8/2023) sore. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
ADVERTISEMENT
LRT Jabodebek kembali mengalami gangguan. Ini terjadi di Stasiun Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (1/9) pukul 10.00 WIB.
ADVERTISEMENT
LRT Jabodetabek yang baru diresmikan pada Senin (28/8), ini tertahan hingga 10 menit dalam keadaan pintu tertutup.
Berdasarkan unggahan @jalur5_ di aplikasi X, penumpang yang berada di kereta LRT Jabodebek kemudian dievakuasi beberapa menit kemudian.
"Hari ini (1/9) kembali terjadi gangguan LRT Jabodebek di Stasiun Pancoran, Jakarta Selatan. LRT tertahan hingga 10 menit dalam keadaan pintu tertutup di Stasiun Pancoran. Penumpang akhirnya dievakuasi setelah beberapa menit," tulis Jalur5 Community, Jumat (1/9).
Sebelumnya, LRT Jabodebek juga sempat mengalami gangguan selang dua hari setelah diresmikan, Rabu (30/8). Gangguan terjadi di Stasiun Halim dan di Stasiun Cikunir.
Manager Public Relations LRT Jabodebek, Kuswardoyo, mengakui memang terjadi gangguan pada pintu kereta menyebabkan perjalanan kereta lainnya terdampak.
ADVERTISEMENT
"Saat ini kereta yang mengalami gangguan sudah kami pindahkan ke Dipo untuk dilakukan evaluasi oleh tim INKA dan KAI apa penyebab gangguan," kata Kuswardoyo kepada kumparan, Rabu (30/8).
Dia menegaskan, perawatan sarana LRT hingga saat ini masih di bawah tanggung jawab PT INKA, sehingga pihaknya mengkoordinasikan penanganan sarana tersebut dengan tim dari INKA.
Kemudian, gangguan lain yang terjadi di Stasiun Halim, Kuswardoyo menjelaskan terjadi kematian aliran listrik yang disebabkan gangguan TPPS listrik, sehingga mengakibatkan gangguan operasional LRT.
Dia menegaskan saat ini kereta sudah berjalan normal dan pihaknya sudah berkoordinasi kepada pihak Adhi Karya yang bertanggung jawab atas TPPS tersebut.