Kumparan Logo

Luhut hingga Erick Thohir Kompak Minta Maaf soal Penanganan Pandemi di RI

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir bersama Vice President CCCC Chen Zong dan pejabat lainnya di China, Minggu (6/6). Foto: Kementerian BUMN
zoom-in-whitePerbesar
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir bersama Vice President CCCC Chen Zong dan pejabat lainnya di China, Minggu (6/6). Foto: Kementerian BUMN

Pemerintah berupaya menangani penyebaran pandemi COVID-19 di Indonesia dengan memberlakukan PPKM Darurat Jawa-Bali. Tak lama setelah itu, PPKM Darurat diperluas ke berbagai wilayah di Indonesia.

Namun, penerapan kebijakan tersebut dianggap belum maksimal. Kenyataan tersebut disadari dengan adanya permintaan maaf dari Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Luhut Minta Maaf ke Rakyat, PPKM Darurat Jawa-Bali Belum Optimal

Pembatasan lewat PPKM Darurat ini dinilai banyak pihak belum efektif dan optimal dalam menekan mobilitas masyarakat dan laju penularan corona.

Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan pun meminta maaf kepada rakyat atas kondisi ini.

“Sebagai koordinator PPKM Jawa-Bali dari lubuk hati yang paling dalam saya meminta maaf ke seluruh rakyat Indonesia, jika dalam penanganan Jawa-Bali ini masih belum optimal,” kata Luhut saat konferensi pers evaluasi PPKM Darurat, Sabtu (17/7).

Meski demikian, Luhut menegaskan pihaknya dan semua menteri akan bekerja keras untuk menekan penularan corona varian Delta. Ia juga memastikan bansos kepada masyarakat akan segera disalurkan.

Menurut Luhut, meski mobilitas masyarakat turun namun tak bisa secara langsung menekan penularan varian Delta. Karena faktor inkubasi virus yang selama 14-21 hari.

Wishnutama mendampingi Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan meninjau lokasi Rumah Oksigen Gotong Royong di dekat suplai oksigen Pabrik Samator di kawasan industri Pulogadung, Jakarta Timur. Foto: Instagram.com/wishnutama

Erick Thohir Minta Maaf Belum Sempurna Jalankan Tugas

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia. Permintaan maaf itu ia utarakan dalam hal tak sempurnanya penugasan BUMN dalam rangka penanganan pandemi COVID-19.

"Kami Kementerian BUMN dengan segala kerendahan hati juga memohon maaf, ketika penugasan-penugasan yang diberikan kepada kami tidak sempurna. Karena sempurna milik Allah SWT," ujar Erick Thohir dalam acara Peresmian RSPJ Extensi Arafah Asrama Haji Embarkasi Jakarta, Senin (19/7).

Dalam kesempatan itu, dia juga berjanji bahwa seluruh kemampuan yang dimiliki Kementerian BUMN bakal dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam rangka menangani persoalan pandemi. Dia juga optimistis Indonesia bisa segera pulih dari dampak wabah tersebut.

Bos BUMN menjamin negara dengan seluruh jajaran pemerintah terus bergotong royong dalam upaya pemulihan dari dampak COVID-19. Seluruh Kementerian bekerja 24 jam untuk mencapai harapan tersebut.