Luhut hingga Sandiaga Groundbreaking Hotel Bintang Lima Pertama di Danau Toba
·waktu baca 2 menit

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, melakukan groundbreaking hotel bintang lima pertama di Danau Toba. Selain Sandiaga, peletakan batu pertama tersebut juga dihadiri oleh Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri PAN RB, Azwar Anas, dan Menteri Bappenas Suharso Monoarfa.
Sandiaga mengatakan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga serta sektor swasta dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi bangsa. Menurutnya, hal itu tak hanya mampu membuat Indonesia bertahan menghadapi ancaman resesi global, tetapi justru membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.
"Rekor ada empat menteri yang menyaksikan groundbreaking hotel berbintang lima pertama di kawasan Toba Kaldera," kata Sandiaga Uno melalui keterangan tertulis usai penandatangan prasasti Groundbreaking Investasi PT Labersa Hutahaean di SR 5 Lahan Otoritatif Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) pada Rabu (21/12).
Berada di ketinggian perbukitan Danau Toba, tepatnya di Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pemerintah bersama PT Labersa Hutahaean akan membangun resort dan hotel bintang lima pertama di Danau Toba.
Sandiaga berharap lewat kolaborasi tersebut membuat Hotel dan Resort Labersa dapat menjadi tujuan wisata baru di Danau Toba.
"Kita akan promosikan dan akan kita jadikan spot pertama yang nanti akan presiden resmikan, Insyaallah Juli 2024," ungkap Sandiaga Uno.
Sandiaga mengungkapkan Hotel dan Resort Labersa nantinya akan menyajikan keindahan alam Danau Toba serta menjadi etalase bagi aneka produk ekonomi kreatif khas Sumatera Utara. Sehingga menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
"Ini akan menjadi resort dan waterpark kelas dunia di Toba Kaldera yang akan menciptakan peluang usaha serta membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya Danau Toba, Sumatera Utara," tutur Sandiaga.
