Kumparan Logo

Luhut Minta Industri Kurangi Emisi: Kita Ingatkan 3 Kali, Kita Tutup

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan pers usai jadi saksi sidang pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (8/6/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan pers usai jadi saksi sidang pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (8/6/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan turun tangan untuk persoalan polusi udara yang terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Menurut Luhut, memburuknya kualitas udara di Jakarta terutama disebabkan oleh emisi dari kendaraan. "Paling besar transport tapi kita sekarang cek ulang kita misa satu apa untuk melihat lagi. Tapi kalau dari data kami sekarang transport paling banyak kontribusinya," ujar Luhut kepada wartawan, Jumat (18/8).

Selain polusi yang dihasilkan kendaraan, Luhut juga menyoroti emisi dari sektor industri. Luhut meminta agar perusahaan-perusahaan memasang scrubber untuk mengurangi karbon emisi.

"Jadi kalau enggak memenuhi kita ingatkan 3 kali kalo enggak kita tutup," tuturnya.

Luhut menuturkan, polusi udara bisa membahayakan siapa saja tanpa pandang bulu. Bahkan tidak terkecuali terhadap presiden sekali pun.

"Bisa kena kau jantung kanker pernapasan. Kalau orang bikin gini kena kan nggak ada lintas pangkat enggak ada jabatan jenderal kopral menteri, menko enggak ada presiden siapa pun bisa kena," tuturnya.