Kumparan Logo

Luhut: Subsidi Kendaraan Listrik Diumumkan Pekan Depan, Motor Rp 7 Juta

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan Usai Hadiri Acara Stranas PK, Jakarta, Selasa (20/12/2022). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan Usai Hadiri Acara Stranas PK, Jakarta, Selasa (20/12/2022). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B Pandjaitan, mengumumkan penerapan subsidi kendaraan listrik akan diumumkan pemerintah pekan depan atau di awal Februari 2023.

Luhut mengatakan, subsidi kendaraan listrik akan berlaku untuk pembelian motor atau mobil listrik baru yang diproduksi di Indonesia, serta untuk program konversi motor BBM menjadi motor listrik.

Dia menuturkan, dari populasi kendaraan bermotor di Asia, Indonesia menyumbang 30-40 persen populasi atau sales unit kendaraan. Adapun untuk sepeda motor, Indonesia memiliki sekitar 103 juta unit.

"Itu diberikan angkanya sudah ada nanti diumumkan resmi kira-kira Rp 7 juta, nanti tepatnya akan diberi tahu. Mobil akan diberikan nanti insentifnya dari mungkin pajaknya yang mungkin 11 persen mungkin akan dikurangi beberapa persen," Menko Marves, Luhut B Pandjaitan di acara Saratoga Investment Summit 2023, Kamis (26/1).

instagram embed

Ditemui usai acara, Luhut memastikan kembali bahwa pekan depan pemerintah akan mengumumkan kebijakan insentif kendaraan listrik. Dia juga mengungkap insentif ini akan diprioritaskan untuk masyarakat miskin.

"Ya kita harapkan minggu depan, mudah-mudahan tidak ada hambatan lagi. Ya nanti kita sudah disampaikan tadi saya minta supaya detail mudah-mudahan, minggu depan lah Februari awal," Menko Marves, Luhut B Pandjaitan.

Sementara untuk nominal insentif untuk mobil listrik dan program konversi listrik, dia enggan membeberkan lebih lanjut. Termasuk mengenai rincian pemberian insentif tersebut apakah melalui produsen atau langsung kepada konsumen.

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan jajal Mobil Listrik Wuling saat kunjungan kerja ke PT. SGMW (Wuling Motor Indonesia) di Karawang, Jawa Barat, Sabtu (2/10). Foto: Kemenko Marves

"Ada angkanya nanti diberi tahu. Nanti akan diumumkan semua, jadi nanti pasti nanti akan diprioritaskan kepada rakyat-rakyat yang sederhana," pungkasnya.

Adapun angka insentif motor listrik baru yang diumumkan Luhut sedikit berbeda dengan apa yang diumumkan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, beberapa waktu yang lalu. Dia berkata, pembeli motor listrik baru akan diberikan insentif sebesar Rp 8 juta. Sementara, motor listrik konversi akan diberikan insentif sebesar Rp 5 juta.

Kemudian untuk  pembeli mobil listrik akan diberi insentif Rp 80 juta. Pembelian kendaraan mobil listrik berbasis hybrid akan diberikan insentif sebesar Rp 40 juta.